Mudik Lebaran 2026, Arus Penumpang Pelabuhan Regional 4 Diproyeksi Tembus 882.620 Orang

oplus_0

Sementara itu, Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, memaparkan bahwa sejumlah pelabuhan utama di Kawasan Timur Indonesia diprediksi akan kembali menjadi simpul-simpul mudik dengan arus penumpang tertinggi.

Berdasarkan data Angkutan Lebaran 2025, lima pelabuhan dengan jumlah penumpang terbanyak adalah Pelabuhan Makassar dengan 126.006 orang, disusul Balikpapan 112.531 orang, Ambon 103.679 orang, Parepare 97.174 orang, dan Ternate 67.460 orang.

Untuk tahun ini, kelima pelabuhan tersebut diproyeksikan kembali mengalami peningkatan. Makassar diperkirakan akan melayani sekitar 132.306 penumpang, Balikpapan 118.158 penumpang, Ambon 108.863 penumpang, Parepare 102.033 penumpang, dan Ternate 70.833 penumpang.

“Pelabuhan Makassar diproyeksikan tetap menjadi pelabuhan dengan arus penumpang tertinggi di Regional 4. Kami telah menyiapkan penguatan pengelolaan arus penumpang serta optimalisasi layanan terminal di pelabuhan-pelabuhan tersebut, termasuk penambahan personel dan perpanjangan jam operasional jika diperlukan,” jelas Yusida.

Mengacu pada pengalaman tahun lalu, puncak arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran dengan jumlah penumpang mencapai 41.049 orang dalam satu hari. Sementara itu, puncak arus balik tercatat pada H+7 dengan total 40.197 penumpang. Pola pergerakan ini diperkirakan akan kembali terjadi pada musim mudik tahun ini, sehingga Pelindo Regional 4 menyiapkan skenario antisipasi sejak dini.

Dalam mendukung kelancaran arus mudik tahun ini, Pelindo Regional 4 mengoperasikan sebanyak 20 terminal penumpang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia Timur.

Fasilitas-fasilitas tersebut akan beroperasi penuh selama periode Angkutan Lebaran guna memastikan pelayanan optimal bagi masyarakat.

Dari sisi operator pelayaran, sebanyak tiga perusahaan pelayaran utama disiapkan untuk melayani para pemudik di Pelabuhan Makassar. Ketiganya adalah PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) dengan 14 unit kapal, PT Dharma Lautan Utama (DLU) dengan 4 unit kapal, serta PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) dengan 1 unit kapal. Secara keseluruhan, terdapat 19 kapal yang beroperasi, terdiri dari 14 kapal penumpang dan 5 kapal Roro.

Dengan segala kesiapan yang telah dilakukan, Pelindo Regional 4 optimistis bahwa penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan dengan baik.

Selain melayani mobilitas masyarakat, kelancaran arus mudik juga diharapkan dapat mendukung aktivitas logistik dan perekonomian di Kawasan Timur Indonesia. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *