MAKASSAR, Wartana.com – Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah rumah permanen di Jalan Maccini Raya, Kelurahan Karawisi, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Selasa (3/11/2026) dini hari. Akibat kejadian ini, tiga orang penghuni rumah dilaporkan mengalami luka-luka, di mana dua di antaranya merupakan anak-anak dan satu orang dewasa.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar menerima laporan darurat dari warga pada pukul 23.57 Wita. Menanggapi laporan tersebut, petugas segera bergerak menuju lokasi dan tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) sekitar pukul 00.08 Wita untuk melakukan upaya pemadaman serta evakuasi korban.
Dalam operasi ini, sebanyak 15 unit armada yang berasal dari Markas Komando (Mako) dan sektor timur dikerahkan ke lokasi kejadian. Selain unit pemadam utama, dua unit armada penyelamatan (rescue) turut diterjunkan guna mendukung proses penanganan di lapangan. Total personel yang terlibat dalam aksi pemadaman ini mencapai 55 orang.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Makassar, Hasanuddin, menyatakan bahwa tim di lapangan bekerja cepat untuk memutus jalur api agar tidak merembet ke bangunan lain di kawasan padat penduduk tersebut. “Berkat respons cepat anggota, kobaran api berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 00.20 Wita. Prioritas kami saat itu adalah memastikan seluruh penghuni terevakuasi dengan aman,” ungkapnya saat dikonfirmasi di lokasi.
Kebakaran tersebut menghanguskan satu unit rumah permanen dengan luas area terdampak mencapai 12 x 25 meter. Terkait kondisi korban, tiga orang yang mengalami luka-luka telah mendapatkan penanganan medis awal. Namun, data mengenai identitas lengkap serta rincian kondisi luka para korban masih dalam tahap pendataan lebih lanjut oleh tim medis dan pihak kepolisian.
Setelah proses pendinginan dinyatakan selesai, seluruh armada dan personel meninggalkan lokasi pada pukul 02.10 Wita. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang dipicu oleh arus pendek listrik di area permukiman. (*)









