MASAMBA, Wartana.com – UPT SMP Negeri 4 Masamba, Kabupaten Luwu Utara, merumuskan program unggulan bertajuk “Kampus Leader: Detox Digital” sebagai upaya memperkuat karakter dan kepemimpinan siswa. Program inovatif ini lahir dalam Rapat Kerja (Raker) Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Musyawarah Perwakilan Kelas (MPK) masa bakti 2026/2027 yang digelar di kawasan Bendungan Baloli, Kecamatan Masamba, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di alam terbuka ini bertujuan untuk menghadirkan suasana baru bagi para siswa dalam menyusun rencana kerja organisasi. Pemilihan lokasi di tepi bendungan diharapkan dapat memberikan ruang penyegaran sekaligus memicu gagasan kreatif setelah menjalani aktivitas pembelajaran rutin di sekolah.
Kepala UPT SMPN 4 Masamba, Ashar, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa raker ini merupakan bentuk respons terhadap aspirasi siswa yang menginginkan ruang diskusi lebih terbuka. Ia menekankan pentingnya organisasi sebagai wadah pembelajaran untuk meningkatkan mutu sekolah melalui program-program yang produktif dan terukur.
“Saya berharap raker ini menghasilkan program yang lebih produktif. Lewat forum ini, siswa belajar berorganisasi, mengembangkan ide dan gagasan menjadi program yang dapat diwujudkan, sekaligus meningkatkan mutu dan nama baik sekolah,” ujar Ashar dalam sambutannya di hadapan 41 pengurus OSIS dan 21 pengurus MPK.
Program “Detox Digital” sendiri menjadi fokus utama dalam rencana kerja periode ini. Koordinator Pembina Harian OSIS Bidang Organisasi, Politik, dan Kepemimpinan, Ismaruddin, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membangun kebiasaan digital yang sehat di kalangan remaja. Langkah tersebut diambil guna meminimalisasi risiko negatif teknologi, seperti kecanduan gim daring, judi online, hingga penyebaran berita bohong.
“Di tengah disrupsi digital, perlu ada kurikulum kepemimpinan yang terintegrasi agar murid memiliki kedaulatan digital. Tujuannya agar mereka siap bersaing di tingkat global namun tetap berakar pada kearifan lokal,” kata Ismaruddin yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kabupaten Luwu Utara.
Selain fokus pada literasi digital, raker tersebut juga menyusun program kerja dalam delapan bidang strategis, mulai dari ketakwaan, bela negara, hingga pengembangan keterampilan dan seni. Salah satu rencana yang akan segera direalisasikan adalah optimalisasi majalah dinding (mading) dalam format digital dan konvensional sebagai wadah kreativitas literasi bagi seluruh warga sekolah.









