Guru Besar Unhas: Respon Pemimpin Terhadap Kritik jadi Cermin Kualitas Pemerintah

MAKASSAR – KEMAMPUAN seorang pemimpin dalam merespons kritik dinilai menjadi cerminan kualitas komunikasi publik pemerintah. Hal ini disampaikan Guru Besar Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, Profesor Armin Arsyad, dalam diskusi publik bertema “Komunikasi Publik Presiden, Bagaimana Seharusnya?” di Kedai UQ, Panakkukang, Makassar, Sabtu (31/10/2026).

Menurut Armin, aspirasi mahasiswa semestinya tidak dipandang sebagai bentuk perlawanan terhadap pemerintah. Sebaliknya, penyampaian pendapat tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap kondisi sosial sekaligus harapan agar kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.

“Jangan langsung ditanggapi dengan tidak baik. Ditampung saja, baru berikan solusi yang tepat dari masalah yang dipersoalkan oleh mahasiswa,” ujar Armin.

Ia mengingatkan agar pemimpin tidak terburu-buru memberikan respons negatif ketika menerima kritik. Setiap persoalan yang disampaikan mahasiswa perlu didengarkan terlebih dahulu sebelum pemerintah menentukan langkah penyelesaian.

Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan pernyataan atau tanggapan, tetapi juga langkah konkret yang dapat menjawab persoalan mereka.

“Seorang pemimpin yang baik itu harus bisa memberikan solusi dari seluruh masalah yang dihadapi oleh masyarakat,” tegasnya.

Armin berharap pemerintah tidak berhenti pada tahap mendengarkan kritik dan masukan. Tindak lanjut yang nyata diperlukan agar masyarakat dapat melihat bahwa aspirasi mereka benar-benar diperhatikan.

Keterbukaan terhadap aspirasi mahasiswa, lanjutnya, perlu diwujudkan melalui komunikasi dua arah dan penyelesaian persoalan yang terukur. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *