HUT ke-419 Makassar: DPPKB gelar pemilihan duta GenRe dan wisuda 350 lansia

HUT ke-419 Makassar: DPPKB gelar pemilihan duta GenRe dan wisuda 350 lansia

MAKASSAR, Wartana.com — Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), menyelenggarakan rangkaian agenda sosial dan edukatif untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar. Dua kegiatan utama yang menjadi sorotan adalah pemilihan Duta dan Ajang Kreativitas Generasi Berencana (Adujak GenRe) tingkat Kota Makassar 2026 serta wisuda bagi 350 peserta Sekolah Lansia.

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I Pemkot Makassar, Andi Irwan Bangsawan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun kualitas sumber daya manusia secara berkesinambungan. “Kedua kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota membangun kualitas sumber daya manusia lintas generasi, mulai dari kalangan remaja hingga kelompok lanjut usia,” ujar Irwan pada Selasa (3/11/2026).

Agenda pertama, pemilihan Duta GenRe, dijadwalkan berlangsung pada akhir November 2026. Ajang ini melibatkan remaja dari Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) serta Forum GenRe Makassar. Selain berkompetisi, para peserta diharapkan menjadi role model dalam mengampanyekan TRIAD Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), yang mencakup pencegahan pernikahan dini, seks pranikah, dan penyalahgunaan NAPZA. Irwan menekankan bahwa Duta GenRe terpilih nantinya memikul tanggung jawab besar sebagai agen edukasi pola hidup sehat di masyarakat.

Selain fokus pada generasi muda, DPPKB juga memberikan apresiasi kepada kelompok lanjut usia melalui wisuda Sekolah Lansia. Sebanyak 350 peserta yang telah menuntaskan 12 kali pertemuan pembelajaran akan mengikuti prosesi wisuda tersebut. Materi yang diberikan selama pendidikan meliputi edukasi kesehatan, peningkatan kemampuan komunikasi, hingga kegiatan rekreasi. Irwan menyebut lulusan ini sebagai lulusan “S1”, yang merujuk pada Standar Satu.

Program Sekolah Lansia ini saat ini telah menjangkau 780 peserta di 15 kecamatan dengan memanfaatkan Balai Keluarga Berencana (KB) sebagai pusat kegiatan. Syarat utamanya adalah warga berusia minimal 60 tahun yang berdomisili di wilayah setempat. Program ini bertujuan agar lansia tetap mandiri, produktif, dan tetap memiliki ruang interaksi sosial sehingga tidak merasa terpinggirkan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Melalui dua agenda besar ini, Pemerintah Kota Makassar berharap perayaan HUT kota tidak hanya bersifat seremonial. “Pembangunan generasi muda yang berkualitas dan pemberdayaan kelompok lanjut usia menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat Makassar yang sehat dan mandiri,” pungkas Irwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *