MAKASSAR – Sistem pembayaran parkir berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) mulai diterapkan di sejumlah titik di Kota Makassar. Salah satu lokasi uji coba berada di Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang, kawasan pusat aktivitas warga sekaligus destinasi wisata.
Kasie Humas Perumda Parkir Makassar, Asrul B, mengatakan kehadiran QRIS memudahkan masyarakat dalam membayar jasa parkir sekaligus menjamin transparansi transaksi. “Respon cukup baik. Tarif Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil sudah bisa dibayar pakai QRIS,” jelasnya, Senin (8/9/2025).
Asrul menyebut, pihaknya bersama Koordinator Kecamatan (Korcam) Ujung Pandang dan Tim Reaksi Cepat (TRC) terus melakukan pengawasan dan sosialisasi agar pengguna parkir terbiasa dengan sistem baru ini. Menurutnya, kehadiran QRIS juga meningkatkan keamanan karena meminimalkan risiko kebocoran penerimaan.
Meski begitu, penerapan parkir digital belum sepenuhnya tanpa kendala. Sejumlah pengguna masih kesulitan karena belum terbiasa menggunakan aplikasi pembayaran digital, mobile banking, atau e-wallet. “Kami tetap lakukan edukasi langsung di lapangan. Kendala ini akan perlahan teratasi dengan sosialisasi yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Perumda Parkir Makassar menargetkan sistem parkir digital ini dapat diperluas ke lebih banyak titik strategis. Dengan begitu, layanan parkir di kota ini bisa lebih modern, efisien, dan akuntabel. “Kami optimis layanan QRIS akan semakin diterima luas oleh masyarakat,” pungkas Asrul.












