Pinrang, Wartana.com – Masyarakat Kelurahan Fakkie, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, memprioritaskan pembangunan jembatan tani sebagai aspirasi utama dalam reses masa persidangan III Tahun 2025/2026 yang digelar Ketua Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Azizah Irma Wahyudiyati, pada Minggu (26/7/2026). Selain jembatan tani, usulan pembangunan jalan rabat beton sebagai jalan penghubung lingkungan serta pelebaran jembatan di ruas Jalan Trans Provinsi juga menjadi sorotan utama.
Dalam dialog bersama legislator dari Fraksi NasDem tersebut, warga menyampaikan harapan agar pemerintah segera merealisasikan pembangunan jembatan tani. Keberadaan jembatan ini dinilai krusial untuk mempermudah akses petani menuju lahan pertanian, memperlancar mobilitas, dan memudahkan distribusi hasil panen. Aspirasi ini disampaikan mengingat pentingnya sektor pertanian bagi perekonomian lokal.
Tidak hanya itu, masyarakat Kelurahan Fakkie juga mengusulkan pembangunan rabat beton untuk jalan penghubung di Lingkungan Fakkie. Infrastruktur ini dianggap penting untuk meningkatkan aksesibilitas warga dan menunjang aktivitas sehari-hari. Sementara itu, terkait ruas Jalan Trans Provinsi yang melintasi Kecamatan Tiroang, warga meminta pelebaran jembatan yang ada. Mereka menilai kondisi jembatan saat ini perlu ditingkatkan demi memperlancar arus lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, A. Azizah Irma Wahyudiyati menegaskan komitmennya untuk menghimpun dan memperjuangkan seluruh usulan masyarakat. Hal ini akan dilakukan melalui mekanisme di DPRD Sulawesi Selatan sesuai dengan kewenangan Pemerintah Provinsi.
“Reses ini merupakan sarana bagi anggota DPRD untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat. Seluruh aspirasi yang telah disampaikan akan kami perjuangkan agar dapat ditindaklanjuti melalui program pemerintah, sesuai dengan kewenangan yang ada,” ujar Azizah Irma.
Ketua Komisi B DPRD Sulsel tersebut menambahkan, hasil reses akan menjadi bahan penting dalam penyusunan program pembangunan. Tujuannya adalah agar program tersebut lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia berharap komunikasi antara DPRD dan masyarakat terus terjalin, sehingga kebutuhan pembangunan infrastruktur penunjang pertanian dan akses transportasi di Kelurahan Fakkie dapat direalisasikan secara bertahap, sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.









