Makassar, Wartana.com – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses masa sidang III Tahun 2025/2026 di Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Makassar, pada Minggu (26/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan apresiasi atas perbaikan Jalan Hertasning-Aroepala dan mendesak penanganan masalah drainase di Jalan Syekh Yusuf yang kerap menyebabkan banjir di kawasan perbatasan Gowa-Makassar.
Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Minasa Upa Rahim, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, pemuda, serta sejumlah ibu rumah tangga. Warga bernama Azis, mewakili komunitas, menyatakan terima kasih kepada Andi Rachmatika Dewi atas perbaikan ruas Jalan Hertasning-Aroepala yang merupakan bagian dari Program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulsel. “Perbaikan jalan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap infrastruktur yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar Azis.
Selain apresiasi, warga juga menyoroti kondisi drainase di sepanjang Jalan Syekh Yusuf, yang membentang di Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Kawasan ini, yang berada di perbatasan Gowa-Makassar, sering dilanda banjir saat musim hujan. Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil tindakan konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.
Menanggapi aspirasi mengenai drainase, Andi Rachmatika Dewi, yang akrab disapa Cicu, mengakui bahwa penanganan persoalan tersebut belum tuntas. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat kendala pembagian kewenangan antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulsel, dan pemerintah kabupaten/kota. “Jalan Syekh Yusuf sebenarnya sudah pernah kami fasilitasi untuk ditangani. Namun saat itu terjadi pembagian kewenangan antara pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah daerah, sehingga penanganannya belum berjalan maksimal,” kata Cicu.
Politisi Partai NasDem itu berjanji akan kembali mengoordinasikan masalah drainase ini dengan pihak terkait. Ia menargetkan penanganan dapat direalisasikan sebelum musim hujan tiba. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat saya bersama Pak Haji Irwan akan kembali menindaklanjuti rencana penanganan drainase di perbatasan Gowa-Makassar. Sebelum musim hujan datang, alangkah baiknya pekerjaan ini sudah bisa dilaksanakan agar masyarakat tidak lagi terdampak banjir,” tegasnya. Cicu menambahkan bahwa area tersebut memang rawan genangan karena kondisi geografisnya yang rendah, sehingga membutuhkan solusi jangka panjang seperti pembangunan ulang drainase atau peningkatan elevasi jalan.









