Jakarta, Wartana.com – Tim Nasional Inggris bersiap menghadapi Republik Demokratik Kongo dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Mercedes-Benz Stadium pada Rabu, 1 Juli 2026, pukul 23.00 WIB. Pertandingan ini akan menjadi momen bersejarah bagi RD Kongo, yang untuk pertama kalinya berhasil melaju ke fase gugur turnamen akbar empat tahunan tersebut. Di sisi lain, Inggris bertekad melanjutkan rekor tak terkalahkan di bawah asuhan pelatih Thomas Tuchel dalam laga kompetitif.
Inggris menunjukkan performa solid sepanjang fase grup, berhasil menempati posisi pertama di Grup L. The Three Lions memastikan puncak klasemen setelah mengalahkan Panama dan meraih kemenangan 2-0 atas tim yang pernah mereka bantai 6-1 di Piala Dunia Rusia 2018. Dalam pertandingan penentu tersebut, Harry Kane dan Jude Bellingham menjadi pencetak gol cepat di babak kedua, mengamankan kemenangan 2-0 yang relatif mulus. Kane, yang kini menjadi pencetak gol terbanyak Inggris di Piala Dunia, juga tengah membidik rekor Gary Lineker dalam jumlah gol di fase gugur turnamen ini.
Pelatih Thomas Tuchel sendiri mencatatkan rekor impresif sejak mengambil alih kendali Timnas Inggris. Ia belum pernah mengalami kekalahan dalam laga kompetitif, membukukan 10 kemenangan dan satu hasil imbang dari 11 pertandingan non-persahabatan. Catatan ini menempatkannya di antara manajer Inggris dengan awal tak terkalahkan terpanjang, hanya kalah dari Ron Greenwood (16 pertandingan antara 1977-1980) dan Roy Hodgson (14 pertandingan antara 2012-2013). “Kami menghormati setiap lawan, terutama tim yang telah menunjukkan semangat juang tinggi seperti RD Kongo. Fokus kami adalah pada performa terbaik dan melanjutkan momentum positif yang telah kami bangun,” ujar Tuchel.
Sementara itu, Republik Demokratik Kongo melangkah ke babak 32 besar sebagai tim peringkat ketiga terbaik dengan mengumpulkan empat poin dan selisih gol positif. Ini merupakan partisipasi perdana mereka di Piala Dunia dengan nama RD Kongo, sekaligus kali pertama mereka bermain di babak gugur. Sebelumnya, sebagai Zaire, mereka tersingkir di fase grup pada turnamen 1974 dengan menelan tiga kekalahan. Capaian ini menunjukkan kebangkitan dan ketahanan tim yang patut diperhitungkan.
Pertandingan ini diperkirakan akan menjadi ujian berat bagi kedua tim. Inggris akan berupaya keras untuk mempertahankan catatan sempurna Tuchel dan melangkah lebih jauh di turnamen, sementara RD Kongo bertekad menciptakan kejutan besar dalam debut mereka di babak gugur Piala Dunia.











