Sambut Arus Mudik Lebaran, PMI Dirikan 456 Pos Siaga di 24 Provinsi

JAKARTA — Menyambut arus mudik dan arus balik Idulfitri, Palang Merah Indonesia (PMI) mendirikan 456 Pos Siaga Lebaran yang tersebar di 24 provinsi di seluruh Indonesia. Pos siaga tersebut beroperasi mulai H-7 hingga H+7 Lebaran untuk membantu para pemudik serta masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa libur Idulfitri.

Untuk mendukung layanan kemanusiaan tersebut, PMI mengerahkan 6.905 personel yang ditempatkan di berbagai titik strategis. Selain itu, sebanyak 377 armada ambulans dan mobil jenazah juga disiagakan guna memastikan pelayanan darurat dapat dilakukan dengan cepat dan responsif selama periode mudik.

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, mengatakan kehadiran Pos Siaga Lebaran bertujuan memastikan keselamatan serta kesehatan masyarakat selama perjalanan mudik.

“PMI ingin memastikan para pemudik tidak sendirian di perjalanan. Jika terjadi keadaan darurat, relawan PMI siap memberikan pertolongan pertama, layanan ambulans, hingga rujukan medis di Pos Siaga Lebaran yang kami dirikan di berbagai jalur mudik,” ujar Jusuf Kalla.

Sementara itu, Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial PMI Pusat, Fachmi Idris, menjelaskan bahwa pos siaga didirikan di sejumlah lokasi strategis yang menjadi jalur utama pergerakan pemudik.

“Pos Siaga Lebaran PMI didirikan di berbagai lokasi strategis yang menjadi titik konsentrasi pemudik, seperti jalur Pantura, jalur Trans Jawa, terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan penyeberangan, bandara, kawasan wisata, serta titik rawan kecelakaan dan kemacetan,” ujar Fachmi Idris.

Di Pos Siaga Lebaran, PMI menyediakan berbagai layanan bagi masyarakat, antara lain pertolongan pertama bagi korban kecelakaan lalu lintas maupun kondisi medis darurat, layanan ambulans dan evakuasi medis untuk merujuk pasien ke fasilitas kesehatan terdekat, serta pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengecekan tekanan darah, kondisi umum, dan konsultasi kesehatan ringan bagi pemudik. Selain itu, PMI juga mendistribusikan air minum bagi para pemudik.

Dalam pelaksanaannya, PMI bekerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya Dinas Kesehatan, rumah sakit, TNI/Polri, Dinas Perhubungan, BPBD, Pelindo, Angkasa Pura, Basarnas, RAPI, ORARI, Dinas Pariwisata, serta Pramuka.

PMI juga mengimbau para pemudik untuk menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan, beristirahat secara berkala, serta memanfaatkan Pos Siaga Lebaran PMI jika membutuhkan bantuan medis maupun kemanusiaan. Selain itu, pemudik dapat memanfaatkan aplikasi mobile Pertolongan Pertama Palang Merah yang tersedia di Google Play Store.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Mahfud (Staf Divisi Kesehatan dan Sosial PMI Pusat) di nomor 0815-9443-198 atau Relasi Media Aulia Arriani di nomor 0816-795-379.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *