Trump: Konflik AS-Iran Berakhir dalam 2-3 Pekan, Tanpa Perlu Kesepakatan

Trump Ngaku Bakal Setop Perang dengan Iran dalam 2-3 Minggu
Trump sebut perang di Iran bakal selesai dalam dua hingga tiga pekan ke depan. Foto: REUTERS/Nathan Howard

Jakarta, Wartana.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa serangan AS terhadap Iran akan dihentikan dalam kurun waktu dua hingga tiga pekan mendatang. Pernyataan mengejutkan ini disampaikan Trump di Oval Office pada Selasa (31/3), di mana ia menegaskan bahwa konflik dengan Teheran akan rampung secepatnya, bahkan tanpa perlu mencapai kesepakatan formal.

Menurut Trump, AS tidak membutuhkan kesepakatan tertulis dengan Iran. “Kami sedang menyelesaikan pekerjaan ini, dan saya rasa mungkin dalam waktu dua atau tiga minggu,” kata Trump kepada wartawan, seperti dikutip dari AFP. Ia menambahkan, “Mereka (Iran) tidak perlu membuat kesepakatan dengan saya.” Inti dari keputusan ini adalah untuk memastikan Iran tidak lagi mampu menciptakan senjata nuklir, sehingga AS dapat menarik diri.

Trump menjelaskan bahwa tujuannya adalah memastikan Iran “kembali ke zaman batu” atau tidak dapat memperoleh senjata nuklir. “Ketika kami merasa bahwa mereka, untuk jangka waktu yang lama, terperangkap di zaman batu dan mereka tidak akan mampu menciptakan senjata nuklir, maka kami akan pergi,” ucap Trump. Ia menegaskan, “Terlepas dari apakah kami mencapai kesepakatan atau tidak, itu tidak relevan.”

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas pertanyaan mengenai dampak konflik AS-Israel versus Iran terhadap lonjakan harga minyak dunia. Sejak pecah pada 28 Februari lalu, perang tersebut telah berulang kali mendorong harga minyak global menembus angka US$100 per barel. Trump meyakini bahwa krisis energi ini akan teratasi seiring dengan penarikan diri AS dari Iran, namun sebelumnya, ia harus memastikan Iran tidak lagi menimbulkan ancaman bagi Washington.

Dalam kesempatan yang sama, Trump juga menyuarakan kembali kritiknya terhadap negara-negara Barat yang menolak membantu AS mengawal kapal-kapal di Selat Hormuz. Ia menekankan bahwa AS tidak lagi peduli jika sekutunya meminta bantuan untuk mendapatkan minyak di Timur Tengah. “Apa yang terjadi dengan selat itu, kami tidak akan ikut campur, karena negara-negara ini, China, China akan maju dan mereka akan mengisi bahan bakar kapal-kapal indah mereka. Mereka akan mengurus diri mereka sendiri. Tidak ada alasan untuk kami membantu mereka,” tegas Trump.

Melalui unggahan di Truth Social pada Selasa pagi, Trump menyampaikan bahwa AS tidak akan lagi membantu negara-negara sekutu yang kesulitan mengatasi krisis bahan bakar jika mereka tidak membantu AS saat dibutuhkan. “Amerika Serikat tidak akan ada lagi untuk membantu Anda, sama seperti Anda tidak ada untuk kami. Iran pada dasarnya sudah hancur. Bagian tersulit sudah selesai. Sekarang cari minyak Anda sendiri!” tulisnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *