MAROS – SOLIDARITAS dan kepedulian warga Desa Nisombalia, Kabupaten Maros, menjadi kunci keselamatan seekor lumba-lumba yang terdampar di pesisir Kampung Kuri Caddi pada Senin (2/2/2026) pagi.
Aksi evakuasi spontan yang dilakukan masyarakat berhasil mengembalikan mamalia laut tersebut ke habitatnya dalam kondisi hidup.
Kejadian bermula ketika warga setempat menemukan lumba-lumba itu terdampar di pantai. Tanpa menunggu lama, mereka dengan sigap melakukan upaya penyelamatan secara gotong royong.
Berbekal semangat untuk mencegah hewan tersebut mati di darat, warga dengan hati-hati mengevakuasi dan mengarahkannya kembali ke perairan laut.
“Benar, tadi pagi ada laporan dari warga. Setelah dicek, jenisnya lumba-lumba dan kondisinya masih hidup. Warga langsung bergerak mengevakuasi dan mengembalikannya ke laut,” jelas Kapolsek Lau, IPTU Syamsir, yang mengonfirmasi kejadian tersebut.
Menurut Syamsir, aksi cepat warga ini menjadi faktor penentu. “Warga langsung bertindak agar lumba-lumba tidak mati di darat. Situasi kini telah normal dan hewan tersebut sudah kembali ke laut,” tambahnya.
Penyebab pasti terdamparnya lumba-lumba tersebut masih belum diketahui. Namun, peristiwa ini menyisakan cerita inspiratif tentang kesadaran dan respons masyarakat lokal terhadap pelestarian satwa laut.
Aksi spontan warga Maros ini menunjukkan bahwa kepedulian kolektif dapat membuat perbedaan nyata dalam menyelamatkan ekosistem. []











