Wartana.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus mengakhiri balapan lebih cepat setelah gagal finis pada ajang Moto3 Amerika Serikat 2026 yang digelar di Circuit of the Americas, Minggu waktu setempat.
Memulai balapan dari posisi keempat, Veda tampil cukup menjanjikan sejak awal lomba. Hasil kualifikasi yang kompetitif membuat pembalap Honda Team Asia itu langsung bersaing di barisan depan bersama para rookie lainnya seperti Casey O’Gorman dan Joel Esteban.
Namun, selepas start, Veda sempat kehilangan posisi dan turun ke peringkat kedelapan. Meski demikian, ia mampu bangkit dengan memperbaiki ritme balap dan kembali menunjukkan performa impresif. Bahkan, pada lap keempat, Veda mencatatkan waktu lap tercepat yang menegaskan potensinya untuk kembali bersaing di grup depan.
Sayangnya, performa tersebut tidak bertahan lama. Pada lap berikutnya, Veda melakukan kesalahan saat keluar dari Tikungan 11 yang berujung pada insiden highside. Ia terjatuh dan tidak dapat melanjutkan balapan.
Insiden tersebut juga melibatkan Joel Esteban yang berada tepat di belakangnya dan tidak sempat menghindar.
Kegagalan finis ini menjadi pukulan bagi Veda, mengingat penampilannya sepanjang akhir pekan cukup meyakinkan. Meski begitu, catatan lap tercepat yang diraih menjadi sinyal positif untuk menghadapi seri-seri selanjutnya.
Sementara itu, balapan dimenangkan oleh Guido Pini yang tampil konsisten hingga garis finis. Ia diikuti oleh Maximo Quiles di posisi kedua dengan selisih waktu tipis, sementara posisi ketiga diamankan oleh Alvaro Carpe setelah duel sengit di lap-lap akhir.
Di posisi berikutnya, Valentin Perrone finis keempat dan Adrian Fernandez melengkapi lima besar.
Balapan Moto3 Amerika Serikat kali ini berlangsung ketat dengan selisih waktu yang rapat di barisan depan. Sejumlah pembalap juga gagal menyelesaikan lomba, termasuk Veda Ega Pratama yang harus segera melakukan evaluasi untuk tampil lebih baik pada seri berikutnya.









