Rudal Balistik Iran Hantam Pabrik Kimia Israel, Api Membara dan Warga Diminta Menjauh

Rudal Balistik Iran Hantam Pabrik Kimia Israel, Warga Diminta Menjauh
Ilustrasi. Foto: Istockphoto/ DKosig

Jakarta, Wartana.com – Sebuah pecahan rudal balistik yang diluncurkan oleh Iran dilaporkan menghantam pabrik kimia ADAMA di wilayah Israel selatan pada Minggu (29/3). Insiden ini memicu kebakaran besar dan menyebabkan kepanikan, mendorong otoritas Israel mendesak warga sipil untuk segera menjauhi kawasan industri tersebut.

Bola api besar dan kepulan asap hitam tebal membubung tinggi di kawasan industri Ne’ot Hova, tempat pabrik ADAMA berada. Puluhan petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Dinas Pemadam Kebakaran Israel mengonfirmasi bahwa situasi saat ini sudah terkendali, namun tim masih berada di lapangan untuk melakukan pemadaman akhir dan operasi pendinginan guna mencegah api kembali menyala.

“Situasi kini terkendali, namun tim kami masih di lokasi untuk pendinginan guna mencegah api menyala kembali, sekaligus memastikan tidak ada bahan berbahaya yang bocor,” ujar Kapten Avi Cohen, juru bicara Dinas Pemadam Kebakaran Israel. Komando Pertahanan Dalam Negeri militer Israel sebelumnya telah mengeluarkan peringatan kepada warga sipil untuk tetap berada di dalam ruangan, menyusul kekhawatiran akan potensi kebocoran bahan berbahaya. Sejumlah jalan di sekitar pabrik kimia juga ditutup sebagai langkah pencegahan.

Kementerian Perlindungan Lingkungan Israel kemudian menyatakan bahwa situasi telah aman setelah peringatan bahaya dikeluarkan. Para pekerja pabrik di kawasan Ne’ot Hova diizinkan meninggalkan area setelah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Beruntung, sejauh ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa akibat insiden tersebut.

ADAMA, yang merupakan bagian dari Syngenta Group milik perusahaan China, belum merilis skala kerusakan pasca kebakaran. Lokasi kejadian, Ne’ot Hovav, berada sekitar 13 kilometer dari Beersheba, kota terbesar di Israel selatan, dan merupakan area yang dekat dengan beberapa pangkalan militer Israel.

Serangan rudal Iran ini merupakan respons balasan setelah beberapa serangan yang dilakukan Tel Aviv menargetkan infrastruktur listrik Teheran. Kementerian Energi Iran sebelumnya melaporkan bahwa serangan tersebut telah menyebabkan pemadaman listrik di sebagian wilayah Teheran dan Albroz, meskipun pasokan listrik kini berangsur pulih di sebagian besar wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *