Percepat konektivitas wilayah, Pemprov Sulsel kebut pengerjaan 49 ruas jalan lintas daerah

Percepat konektivitas wilayah, Pemprov Sulsel kebut pengerjaan 49 ruas jalan lintas daerah

MAKASSAR, Wartana.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus memacu pembangunan infrastruktur jalan melalui program Multi Years Project (MYP). Hingga awal Agustus 2026, tercatat sebanyak 49 ruas jalan dari total 85 ruas yang direncanakan telah memasuki tahap pengerjaan fisik di lapangan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Ihsan, mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik pada Paket MYP 1 hingga 6 saat ini berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta menunjang mobilitas ekonomi masyarakat di berbagai kabupaten/kota.

“Dari total 85 ruas jalan, sebanyak 49 ruas saat ini sedang ditangani secara intensif. Sementara itu, 36 ruas lainnya masih berada dalam tahap perencanaan teknis,” ujar Andi Ihsan saat memberikan keterangan kepada media di Makassar, Rabu (5/8/2026).

Andi Ihsan menjelaskan bahwa beberapa titik strategis telah menunjukkan progres signifikan. Salah satunya adalah Jalan Hertasning di Kota Makassar yang pengerjaannya telah mencapai 90 persen. Selain itu, ruas Jalan Aroepala dan Jalan Burung-Burung sudah memasuki tahap pengecoran beton dan penyelesaian marka jalan.

Program MYP tahun anggaran 2025-2027 ini mencakup total panjang penanganan jalan hingga 1.400 kilometer. Proyek ini terbagi ke dalam enam paket pekerjaan dengan total alokasi anggaran mencapai Rp2,5 triliun yang bersumber dari APBD Pemprov Sulsel. Secara rinci, progres fisik tertinggi saat ini berada pada Paket I sebesar 28,92 persen dan Paket III sebesar 28,31 persen.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan merupakan prioritas utama dalam masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Ia meminta masyarakat untuk bersabar dan turut mendukung kelancaran proses pembangunan di lapangan.

“Kami memahami harapan masyarakat akan akses jalan yang layak. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dan kami memohon dukungan agar seluruh tahapan di lapangan dapat berjalan lancar tanpa hambatan teknis maupun sosial,” tutur Andi Sudirman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *