Wakil Bupati Barru Hadiri Ground Breaking Preservasi Jalan Paket 4 MYC di Wajo

WAJO, WARTANA – Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam mendukung program pembangunan infrastruktur daerah. Hal tersebut ditunjukkan dengan kehadirannya pada kegiatan ground breaking Preservasi Jalan Paket 4 Multi Years Contract (MYC) yang berlangsung di Lapangan Trikora, Kelurahan Sompe, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Selasa (23/12/2025).

Ground breaking pelaksanaan proyek strategis tersebut secara resmi dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Bupati Wajo Andi Rosman, S.Sos., M.M., Wakil Bupati Wajo dr. H. Baso Rahmanuddin Makkaraka, Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle, Sekda Wajo Ir. Armayani, M.Si., perwakilan KSO Nindya Karya, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Kepala Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Selatan, jajaran kepala OPD Provinsi Sulsel, serta unsur Forkopimda Kabupaten Wajo.

Preservasi Jalan Paket 4 MYC menargetkan peningkatan dan penanganan infrastruktur jalan yang menghubungkan Kabupaten Soppeng, Wajo, Barru, dan Bone, dengan total panjang penanganan mencapai 286,80 kilometer. Proyek ini akan dilaksanakan melalui skema multiyears pada Tahun Anggaran 2025 hingga 2027.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa Kabupaten Wajo merupakan salah satu daerah sentra produksi pangan di Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, kualitas infrastruktur jalan harus terjamin guna mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia juga menyebutkan bahwa alokasi anggaran pembangunan infrastruktur di Kabupaten Wajo termasuk yang tertinggi di Sulawesi Selatan.

Gubernur berharap agar dalam proses pembangunan, pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama dengan baik. “Apabila dalam pembangunan terdapat lahan masyarakat yang terkena, agar dapat dikomunikasikan secara persuasif dan mengedepankan pendekatan yang humanis,” ujar Gubernur.

Kegiatan ground breaking ini menjadi momentum awal dimulainya preservasi jalan provinsi di Sulawesi Selatan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulsel dan pemerintah kabupaten/kota dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan serta berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *