Makassar, Wartana – Direksi dan jajaran Dewan Pengawas Perumda Parkir Makassar melakukan audiensi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota Makassar, Kamis (8/1/2026) siang. Pertemuan tersebut membahas evaluasi kinerja tahun 2025 sekaligus pemaparan program kerja Perumda Parkir Makassar untuk tahun 2026.
Direktur Utama Perumda Parkir Makassar, Adi Rasyid Ali, menyampaikan sejumlah poin strategis, mulai dari capaian kinerja selama tahun berjalan hingga rencana penguatan pelayanan parkir ke depan. Salah satu fokus utama yang dibahas dalam audiensi tersebut adalah rencana pengelolaan parkir di kawasan Anjungan Pantai Losari sebagai ikon Kota Makassar.
Selain itu, direksi juga melaporkan progres pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) juru parkir sebagai bagian dari upaya mendukung program digitalisasi parkir. Program ini ditujukan untuk meningkatkan pelayanan parkir yang lebih tertib, transparan, dan modern.
Adi Rasyid Ali yang akrab disapa ARA menegaskan bahwa keberhasilan seluruh program kerja Perumda Parkir Makassar membutuhkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Makassar serta sinergi lintas sektor. Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan memastikan program-program yang direncanakan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat sebagai pengguna jasa parkir agar mematuhi aturan yang berlaku, menggunakan jasa juru parkir resmi, serta mendukung penerapan digitalisasi parkir demi menciptakan kenyamanan dan ketertiban bersama.
Sementara itu, Direktur Umum Perumda Parkir Makassar, Saharuddin Said, menjelaskan bahwa pengelolaan parkir di kawasan Anjungan Pantai Losari akan dilakukan secara profesional melalui proses pemilihan vendor yang tepat.
“Pengelolaan parkir Anjungan Pantai Losari per tanggal 8 Januari sudah diberikan atensi khusus oleh Wali Kota Makassar untuk segera dikelola. Parkir di kawasan itu harus ditata dengan baik dan diputuskan siapa vendor yang akan digunakan ke depan,” ujar Saharuddin Said.
Ia menambahkan bahwa proses pemilihan vendor akan melalui tahapan yang matang dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kualitas pelayanan, potensi peningkatan pendapatan, hingga manfaat yang dapat diberikan bagi masyarakat dan Pemerintah Kota Makassar.
“Prosesnya adalah membangun pondasi terkait siapa saja yang mampu memberikan benefit terbaik, baik dari sisi pelayanan maupun pemasukan pendapatan. Setelah itu, barulah kita akan memutuskan pemenang atau pemilihan vendor pengelolaan parkir tersebut,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyerahkan undian umrah kepada juru parkir dan karyawan Perumda Parkir Makassar. Penyerahan undian tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kota Makassar atas dedikasi dan kinerja juru parkir serta seluruh karyawan Perumda Parkir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.











