LUWU UTARA, Wartana.com – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara resmi memulai program deteksi dini penyakit melalui gerakan “Andalan Sehati” yang menyasar 10.357 warga. Bupati Luwu Utara, Ir. H. Andi Abdullah Rahim, S.T., memantau langsung pelaksanaan skrining kesehatan tersebut di UPT SMAN 8 Luwu Utara pada Selasa (27/10/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam pelaksanaannya, Bupati Andi Abdullah Rahim turut mengikuti arahan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melalui telekonferensi guna memastikan program berjalan sesuai target capaian kesehatan daerah.
Program “Andalan Sehati” kali ini mengusung tema “Aksi Nyata Deteksi Dini, Lakukan Skrining demi Hidup Sehat Kita”. Layanan kesehatan yang disediakan mencakup pemeriksaan tuberkulosis (TBC), HIV/AIDS, malaria, hipertensi, hingga pemeriksaan kesehatan jiwa dan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Adapun sasaran utama dari pemeriksaan yang berlangsung hingga 30 Oktober 2026 ini meliputi siswa tingkat SMA/SMK/MA, santri di pondok pesantren, mahasiswa, serta kelompok masyarakat yang dinilai memiliki risiko kesehatan tinggi. Melalui pemetaan sasaran yang luas, pemerintah berharap dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara efektif.
Bupati Andi Abdullah Rahim dalam kunjungannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak melewatkan kesempatan pemeriksaan gratis ini. Menurutnya, kesadaran akan kondisi kesehatan secara rutin merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas hidup warga Luwu Utara.
“Ini momentum yang sangat baik bagi kita semua. Mari manfaatkan fasilitas skrining yang disediakan, agar kesehatan kita bisa terpantau dan potensi penyakit dapat dideteksi sejak dini untuk ditindaklanjuti secara medis,” ujar Andi Abdullah Rahim di sela-sela peninjauan.
Di sisi lain, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud kolaborasi nyata antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Fokus utama gerakan ini adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pencegahan dan penanganan dini sebelum kondisi kesehatan berkembang menjadi lebih serius.









