Program Makassar Berjasa sabet penghargaan nasional kategori inovasi membangun negeri

Program Makassar Berjasa sabet penghargaan nasional kategori inovasi membangun negeri

JAKARTA, Wartana.com — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperluas jangkauan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Program unggulan bertajuk Makassar Berbagi Jaminan Sosial (Berjasa) meraih penghargaan kategori Inovasi Membangun Negeri dalam ajang yang diselenggarakan oleh tvOne.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mewakili Wali Kota Munafri Arifuddin di Studio tvOne, The Convergence Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2026). Dalam seremoni tersebut, Aliyah didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Muhammad Roem, serta Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Zainal Ibrahim.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai penghargaan ini menjadi indikator bahwa program yang dicanangkan pemerintah kota telah memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Menurutnya, inovasi ini merupakan bagian dari upaya memastikan kehadiran negara bagi kelompok rentan.

“Alhamdulillah, program Makassar Berjasa yang menjadi bagian dari visi-misi kami dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini terbukti dengan adanya penghargaan yang beberapa kali kita raih, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Munafri dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

Program Makassar Berjasa dijalankan melalui kolaborasi bersama BPJS Ketenagakerjaan dengan dukungan anggaran APBD. Inisiatif ini memberikan perlindungan kepada sekitar 81.000 pekerja rentan dan pekerja keagamaan, meliputi pedagang kecil, nelayan, buruh harian, hingga pekerja seni. Para peserta mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) guna meringankan beban keluarga jika terjadi risiko pekerjaan.

Selain perlindungan dasar, Pemerintah Kota Makassar juga mulai memperluas cakupan jaminan melalui program Jaminan Hari Tua (JHT) bagi 45.000 pekerja rentan. Munafri menegaskan bahwa fokus utama ke depan adalah membangun sistem perlindungan sosial yang inklusif agar seluruh lapisan masyarakat dapat bekerja dengan rasa aman.

“Kami akan terus berupaya membangun sistem perlindungan sosial yang lebih inklusif, sehingga pekerja dapat menjalankan aktivitasnya dengan lebih tenang dan keluarga mereka memiliki penyangga ketika menghadapi risiko,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *