MAROS, Wartana.com — Warga Dusun Lopi-Lopi, Desa Mangeloreng, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, menunjukkan partisipasi aktif dalam menyukseskan gelaran Karst Festival Heritage II (KHF II). Masyarakat setempat tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi juga terlibat langsung dalam penyediaan fasilitas, penggerak ekonomi, hingga menjadi pengisi acara kebudayaan.
Keterlibatan warga terlihat dari penyediaan berbagai kebutuhan logistik festival secara swadaya. Muthar, salah seorang warga Lopi-Lopi, mengungkapkan bahwa dirinya merelakan lahannya dijadikan lokasi festival serta menyediakan material bambu untuk pembangunan panggung. Selain itu, keluarganya turut berpartisipasi dalam pementasan seni tradisional Adengka Aselolo di atas panggung utama.
“Kami sangat senang karena masyarakat dilibatkan langsung, mulai dari ibu-ibu, pemuda, hingga anak-anak. Melalui kegiatan ini, warga bisa belajar dan menambah wawasan baru. Kami sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan seperti ini,” ujar Muthar saat ditemui di lokasi festival.
Selain aspek budaya, KHF II memberikan dampak positif terhadap roda ekonomi masyarakat lokal. Sejumlah warga, termasuk Ichal, memanfaatkan momentum ini dengan membuka lapak dagangan di sekitar area festival guna memperkenalkan produk lokal kepada pengunjung. Di sisi lain, warga seperti Nasaruddin Rudi turut menyediakan fasilitas rumah singgah dan toilet bagi panitia untuk mendukung kelancaran acara.
Ketua RT 1 Dusun Lopi-Lopi, Umar, menambahkan bahwa partisipasi generasi muda dalam rangkaian festival merupakan sarana pendidikan luar kelas yang efektif. Ia menyebut keterlibatan anak-anak, termasuk anggota keluarganya sendiri, memberikan pengalaman berharga mengenai pelestarian tradisi dan pengenalan warisan kawasan karst Maros-Pangkep.
Festival ini menjadi ruang kolektif bagi warga untuk merawat ingatan terhadap tradisi sekaligus membuka peluang sosial dan ekonomi. Partisipasi menyeluruh dari masyarakat Lopi-Lopi membuktikan bahwa pelestarian warisan alam dan budaya karst dapat berjalan optimal jika tumbuh dan didukung langsung oleh komunitas lokal yang tinggal di sekitarnya.









