MAKASSAR, Wartana.com – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melepas puluhan ribu peserta Jalan Sehat Anti Mager yang dirangkaikan dengan Kirab Swasembada Pangan dari 24 kabupaten/kota. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Kota Makassar.
Acara pelepasan berlangsung di depan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (18/10/2026) pagi. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andi Sudirman didampingi oleh Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan.
“Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, kita lepas Jalan Sehat Sulsel Anti Mager dan peserta Kirab Swasembada Pangan hari ini,” ujar Andi Sudirman saat memberikan sambutan singkat sebelum mengibarkan bendera start dari atas podium.
Kirab Swasembada Pangan ini diikuti oleh delegasi dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan yang berparade menampilkan kekayaan hasil bumi masing-masing daerah. Setiap kontingen memamerkan pangan khas, produk pertanian unggulan, hingga maskot daerah yang menjadi simbol identitas wilayahnya. Barisan parade diawali oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Sulsel, yang kemudian disusul oleh rombongan dari Kota Makassar, Kota Parepare, dan daerah lainnya.
Andi Sudirman memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh kepala daerah yang hadir mendampingi kontingen masing-masing. Menurutnya, kirab ini bukan sekadar seremoni, melainkan ajang untuk memperkenalkan potensi ketahanan pangan daerah kepada masyarakat luas. “Kami atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengucapkan terima kasih kepada 24 kabupaten dan kota yang telah ikut memeriahkan serta memamerkan potensi daerahnya dalam kegiatan ini,” tambahnya.
Selain kirab hasil bumi, agenda Jalan Sehat Anti Mager juga menyedot perhatian besar dengan partisipasi puluhan ribu warga. Para peserta menempuh rute sepanjang lima kilometer, melintasi sejumlah jalan protokol seperti Jalan Haji Bau, Jalan Sultan Hasanuddin, dan Jalan Bontolempangan. Kemeriahan acara ditutup dengan pembagian door prize utama berupa dua paket umrah, motor listrik, serta berbagai hadiah elektronik lainnya kepada peserta yang beruntung. (*)









