Makassar, Wartana – Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan audiensi dan silaturahmi jajaran direksi PT Kawasan Industri Makassar (KIMA) di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Dr. Ratulangi No. 3, Senin (19/10/2026).
Rombongan PT KIMA dipimpin Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama R.B. Alexander Chandra Irawan, didampingi Komisaris PT KIMA Sugianto Wahid dan Kepala Divisi Pemasaran Suryadi.
Pertemuan tersebut membahas koordinasi ketersediaan air bersih di tengah musim kemarau, khususnya untuk memenuhi kebutuhan sejumlah pabrik yang beroperasi di kawasan industri KIMA.
Perkuat Koordinasi Kebutuhan Air
Andi Syahrum mengatakan, koordinasi dengan pengelola kawasan industri penting dilakukan untuk mengetahui kebutuhan air bersih sekaligus memahami kondisi pasokan yang dihadapi pelanggan di lapangan.
“jadi tentu perlu ada koordinasi untuk mengetahui bagaimana kebutuhan air di sana dan kondisi yang dihadapi di lapangan” ujar Syahrum.
Menurutnya, komunikasi antara Perumda Air Minum Kota Makassar dan PT KIMA menjadi salah satu langkah untuk memetakan kebutuhan pelanggan, terutama ketika musim kemarau berpengaruh terhadap ketersediaan air.
Ia menambahkan, masukan dari pihak PT KIMA diperlukan sebagai bahan koordinasi untuk mengetahui kebutuhan masing-masing perusahaan serta membahas langkah yang dapat dilakukan sesuai kondisi teknis dan kemampuan pelayanan yang tersedia.
“Apalagi sekarang kita menghadapi musim kemarau, sehingga penting bagi kami untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan di lapangan agar bisa dikoordinasikan bersama.”tuturnya.
PT KIMA Berharap Komunikasi Berkelanjutan
Sementara itu, Plt. Direktur Utama PT KIMA, R.B. Alexander Chandra Irawan, menyampaikan apresiasi atas sambutan jajaran Perumda Air Minum Kota Makassar dan kesempatan untuk membahas kebutuhan air bersih bagi perusahaan-perusahaan di kawasan industri tersebut.
“Kami berterima kasih kepada bapak dirut Perumda Air Minum Kota Makassar yang telah menerima kunjungan kami. Kami berharap melalui pertemuan ini, komunikasi dan koordinasi terkait kebutuhan air bersih di kawasan KIMA bisa berjalan lebih baik”jelasnya.
Alexander berharap koordinasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga pembahasan mengenai kebutuhan air bersih dan kondisi pasokan bisa dilakukan secara berkelanjutan.
“Karena kebutuhan air bersih ini cukup penting bagi operasional pabrik-pabrik di kawasan KIMA, jadi kami perlu berkomunikasi dengan PDAM untuk membahas kondisi dan kebutuhan yang ada.”pungkasnya Alexander.
Melalui pertemuan tersebut, Perumda Air Minum Makassar dan PT KIMA diharapkan dapat memperkuat komunikasi serta koordinasi terkait kebutuhan air bersih di kawasan industri, dengan mempertimbangkan kondisi pasokan, kebutuhan pelanggan, dan kemampuan teknis pelayanan.









