MAROS, Wartana.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Maros menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) guna memperkuat kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kegiatan ini difokuskan pada terciptanya tata kelola keuangan yang efisien, efektif, dan akuntabel di lingkup Pemerintah Kabupaten Maros.
Bimtek tersebut berlangsung selama dua hari, mulai Rabu, 14 Oktober hingga Kamis, 15 Oktober, bertempat di Hotel Dalton, Makassar. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Maros AS Chaidir Syam, Wakil Bupati Muetazim Mansyur, Sekretaris Daerah Andi Davied Syamsuddin, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kepala BKPSDM Kabupaten Maros, Andi Sri Wahyuni AB, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 150 peserta yang memiliki peran strategis dalam struktur anggaran. Peserta terdiri dari para kepala perangkat daerah, camat, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), seluruh kepala subbagian program, hingga pejabat administrator yang bersentuhan langsung dengan pengelolaan anggaran.
“Bimtek ini bertujuan meningkatkan kompetensi ASN, khususnya dalam pengelolaan APBD agar lebih efisien, efektif, dan akuntabel. Kami ingin memastikan perencanaan hingga pelaksanaan anggaran berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar Andi Sri Wahyuni.
Sebagai upaya memperdalam materi, BKPSDM Maros menghadirkan dua narasumber berkompeten dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yakni Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Agus Fatoni, dan Direktur Perencanaan Anggaran Daerah, Rikie. Kehadiran para ahli ini diharapkan mampu memberikan pemahaman komprehensif mengenai kebijakan terbaru tata kelola keuangan daerah.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesediaan para narasumber dari Kemendagri untuk memberikan pengarahan teknis kepada jajarannya. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara TAPD dan seluruh perangkat daerah dalam menyusun anggaran yang berpihak pada rakyat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kualitas pengelolaan APBD Kabupaten Maros sehingga semakin baik dan tangguh. Saya juga mengapresiasi Sekda Maros selaku Ketua TAPD yang terus mengawal penyusunan anggaran sesuai aturan demi kepentingan masyarakat luas,” ungkap Chaidir Syam.
Melalui penguatan kapasitas ini, Pemerintah Kabupaten Maros menargetkan peningkatan standar transparansi dan tanggung jawab ASN dalam menggunakan anggaran daerah, sehingga setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan warga Maros.









