Barru, Wartana – Pemerintah Kabupaten Barru kembali mencatat prestasi dengan merampungkan pembentukan 55 Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan. Capaian tersebut menjadikan Barru sebagai daerah tercepat di Sulawesi Selatan dalam pelaksanaan program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, yang menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Pemkab Barru melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Barru pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Makassar, Selasa (9/12/2025).
Bupati Barru menyampaikan bahwa program nasional tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
“Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah agenda prioritas Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk membangun kemandirian ekonomi desa. Barru bergerak cepat karena kita ingin memastikan seluruh desa kelurahan memiliki lembaga ekonomi yang kuat dan legal,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa keberhasilan merampungkan legalitas badan hukum koperasi dalam waktu singkat tidak terlepas dari pengalaman profesionalnya serta kerja kolaboratif berbagai pihak.
“Saya akui, pengalaman saya sebagai notaris dan kerjasama OPD terkait dengan teman-teman INI (Ikatan Notaris Indonesia) Barru sangat membantu mempercepat penyelesaian akta pendirian badan hukum. Saya memahami prosesnya secara teknis dan itu memudahkan saya memastikan semuanya berjalan cepat dan tepat,” ungkapnya.
Sebelum penghargaan dari Kemenkumham, Bupati Barru juga menerima penghargaan dari Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd., atas komitmen dalam percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan. Pengakuan tersebut mempertegas posisi Barru sebagai salah satu daerah paling progresif dalam mendukung kebijakan nasional di sektor pemberdayaan masyarakat desa.
Bupati menambahkan bahwa setelah seluruh koperasi resmi terbentuk, Pemkab akan fokus pada pembinaan, pelatihan manajemen, dan pendampingan usaha agar lembaga koperasi mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa.
“Kecepatan pembentukan harus diikuti dengan kualitas pengelolaan. Itu menjadi tugas kita selanjutnya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan keseriusan Pemkab Barru dalam membangun ekosistem koperasi modern dan berkelanjutan.
“Dengan dua penghargaan dari dua kementerian berbeda, capaian ini menegaskan posisi Barru sebagai daerah yang paling siap dan paling serius dalam mengembangkan ekosistem koperasi modern dan berkelanjutan,” tandas Bupati.











