Barru — Mewakili Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., bersama Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., serta Dandim 1405/Parepare yang diwakili Danramil 1405-07/Tanete Rilau, Lettu Inf Gusmin, mengikuti Peresmian 166 Sekolah Rakyat (SR) yang tersebar di 34 provinsi se-Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara virtual.
Kegiatan tersebut diikuti dari Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan 1 Kabupaten Barru yang berlokasi di Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Senin (12/1/2026).
Peresmian nasional tersebut dipusatkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Prosesi peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Presiden Prabowo Subianto yang didampingi Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Menteri Sosial, Menteri Pekerjaan Umum, serta perwakilan siswa-siswi Sekolah Rakyat.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf beserta jajaran menteri koordinator dan kementerian terkait yang membidangi pendidikan dasar, menengah, pendidikan tinggi, sains, dan keagamaan.
Presiden juga menyampaikan cita-citanya untuk menghadirkan hingga 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029 sebagai langkah strategis memutus mata rantai kemiskinan ekstrem melalui pembangunan sektor pendidikan.
Usai mengikuti peresmian secara virtual, Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia atas pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Barru.
“Kami tentu bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas pembangunan Sekolah Rakyat ini. Alhamdulillah, hari ini telah dilakukan groundbreaking secara nasional,” ujarnya kepada Humas IKP Barru.
Wakil Bupati berharap pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Barru dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“InsyaAllah, kami menargetkan seluruh pekerjaan rampung 100 persen pada 14 Juli 2026, sehingga anak-anak kita di Barru dapat mulai belajar secara efektif di Sekolah Rakyat,” lanjutnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa agar pembangunan dapat berjalan lancar sesuai rencana.
“Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Kepada pihak pelaksana, kami berharap pekerjaan dapat dilaksanakan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat guna,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Lapangan Pembangunan Sekolah Rakyat Sulawesi Selatan 1 Kabupaten Barru dari PT Waskita–FYP KSO, Mahardika Agit Prastiawan, menjelaskan bahwa progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Barru saat ini telah mencapai tahap pemancangan sebanyak 390 titik pancang. Selain itu, sejumlah bangunan telah menyelesaikan pekerjaan fondasi tapak.
“Untuk pekerjaan pematangan lahan, progresnya telah mencapai sekitar 70 hingga 80 persen,” ujarnya kepada Humas IKP.
Ia menambahkan, secara umum pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Barru berjalan sesuai dengan rencana dan tahapan yang telah ditetapkan.
Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Barru antara lain Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Plt. Kepala Disparpora, Kabid Cipta Karya mewakili Kepala Dinas PUTR, Perkim, Kasat Intel Polres Barru, Kasat Reskrim Polres Barru, Camat Soppeng Riaja, Kapolsek Soppeng Riaja, Kepala Desa Lawallu, Manager PLN ULP Barru, Kepala Dusun Lawallu, serta sejumlah undangan lainnya.











