Sultan Tajang Resmi Jabat Wakil Ketua HNSI Sulsel, Janji Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan

Jabat Wakil Ketua HNSI Sulsel, Sultan Tajang Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan-Hak Nelayan

Makassar, Wartana.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Sultan Tajang, mendapatkan amanah baru dalam kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sulsel periode 2026-2031. Ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan DPD HNSI Sulsel.

Penunjukan ini diumumkan setelah kepengurusan HNSI Sulsel yang baru dipimpin oleh Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) secara resmi terbentuk. Sultan Tajang menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi peningkatan taraf hidup nelayan di Sulawesi Selatan.

“Saya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk menjadi bagian dari pengurus HNSI Sulawesi Selatan. Ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Sultan Tajang, pada Sabtu (20/6/2026) malam. Ia menambahkan, “Saya berkomitmen untuk bekerja demi kesejahteraan nelayan dan memperjuangkan hak-hak mereka agar mendapatkan perhatian yang lebih baik dari pemerintah.”

Menurut Sultan, para nelayan di Sulsel masih menghadapi berbagai tantangan signifikan, mulai dari keterbatasan akses permodalan, minimnya sarana dan prasarana penangkapan ikan, perlindungan sosial yang belum optimal, hingga fluktuasi harga hasil tangkapan. Padahal, nelayan memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah, sehingga memerlukan dukungan maksimal. “HNSI harus menjadi organisasi yang benar-benar memperjuangkan kepentingan nelayan, baik dalam peningkatan kesejahteraan maupun perlindungan profesi mereka,” tegasnya.

Sebagai anggota DPRD Sulsel, Sultan Tajang meyakini bahwa posisi barunya di HNSI akan memperkuat upayanya dalam mendorong kebijakan yang berpihak kepada nelayan dan masyarakat pesisir. Ia berkomitmen untuk memanfaatkan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di DPRD Sulsel untuk mengawal program-program yang mendukung peningkatan taraf hidup nelayan.

“Kebutuhan dan keluhan nelayan akan kami dorong agar masuk dalam program pembangunan daerah,” jelas Sultan Tajang. Program tersebut mencakup bantuan sarana penangkapan ikan, penguatan kelembagaan nelayan, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir. Ia berharap sinergi antara HNSI, pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam membangun sektor kelautan dan perikanan Sulawesi Selatan yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *