Makassar, Wartana.com – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kunci utama dalam mengatasi krisis air bersih yang dihadapi Kota Makassar. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam Dialog Publik bertema “Krisis Air Bersih di Makassar: Dari Keluhan Menjadi Solusi Bersama” yang digelar Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan pada Sabtu (20/6/2026) di Warkop Aspirasi, Jalan AP Pettarani, Makassar.
Andi Syahrum menjadi pembicara utama dalam forum tersebut, didampingi narasumber lain seperti perwakilan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Kepala Bidang Sanitasi, Air Bersih dan Jasa Konstruksi, serta Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Basdir. Ketua Panitia, Muh Fadly, menjelaskan bahwa forum dialog dipilih sebagai ruang komunikasi konstruktif untuk mencari solusi komprehensif atas persoalan air bersih, berbeda dengan pendekatan demonstrasi.
Dalam paparannya, Andi Syahrum menjelaskan bahwa krisis air bersih tidak hanya boleh dipandang sebagai masalah alam semata. Menurutnya, solusi harus dibangun melalui perencanaan yang matang, pengelolaan profesional, dan keberanian melakukan pembenahan. Ia menyoroti masalah sedimentasi dan tumpukan sampah di saluran air baku, serta tingginya kehilangan air sepanjang jalur distribusi dari Lekopancing menuju Panaikang. “Kalau air yang keluar dari hulu 100 persen, ketika sampai di Panaikang tinggal sekitar 40 persen. Banyak faktor penyebabnya, mulai dari kebocoran hingga pemanfaatan air secara ilegal di sepanjang jalur distribusi,” ujarnya.
Meski menghadapi tantangan, Andi Syahrum menegaskan komitmen Perumda Air Minum Kota Makassar untuk terus melakukan berbagai pembenahan guna meningkatkan kualitas pelayanan dan membangun kembali kepercayaan masyarakat. Ia menyambut baik inisiatif Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan yang telah menggelar forum diskusi. Menurut Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan, Diza Rasyid Ali, pihaknya terus mendorong lahirnya ruang-ruang diskusi publik sebagai wadah penyampaian aspirasi sekaligus mencari jalan keluar terhadap berbagai persoalan. “Kami terbuka terhadap masukan masyarakat. Yang paling penting adalah bagaimana seluruh pihak dapat berkolaborasi agar pelayanan air bersih di Kota Makassar semakin baik ke depan,” tambah Andi Syahrum.
Turut mendampingi Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar dalam kegiatan tersebut adalah Plt Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air Wahidin, Plt Kepala Bagian Produksi Achmad Kamil Asri, serta Plt Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Hasan.









