Integritas Dewan Hakim MTQ KORPRI Nasional dan Tantangan AI Jadi Sorotan di Makassar

Integritas Dewan Hakim MTQ KORPRI Nasional dan Tantangan AI Jadi Sorotan di Makassar

MAKASSAR, Wartana.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, secara resmi membuka rangkaian Seminar Nasional sekaligus menghadiri pelantikan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel pada Senin, 24 Agustus 2026, dengan penekanan pada kejujuran dan keadilan dewan hakim serta urgensi adaptasi aparatur sipil negara (ASN) terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Dalam sambutannya, Jufri Rahman menekankan pentingnya tanggung jawab, kejujuran, dan keadilan bagi Dewan Hakim yang baru dilantik. “Saya berharap dewan hakim yang dilantik hari ini dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, jujur, dan adil,” ujar Jufri. Ia menambahkan bahwa peran Dewan Hakim sangat krusial dalam memastikan proses penilaian peserta berjalan sesuai ketentuan dan pedoman yang telah ditetapkan, demi menjaga objektivitas dan kredibilitas musabaqah.

Selain pelantikan, acara ini juga dirangkaikan dengan Seminar Nasional yang membahas perkembangan serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI). Jufri menyoroti bagaimana AI telah membawa perubahan di berbagai bidang, yang menuntut masyarakat, termasuk ASN, untuk mampu beradaptasi tanpa mengabaikan aspek etika dan tanggung jawab. “AI memang sudah mengubah dunia kerja, tetapi bukan berarti manusia kehilangan perannya. Yang sedang berubah adalah cara kita bekerja, belajar, berkomunikasi, dan menciptakan nilai,” jelasnya. Ia juga menekankan bahwa pemanfaatan AI harus diimbangi dengan kemampuan manusia dalam menggunakannya secara tepat agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Senada dengan Jufri, Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional sekaligus Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakhrulloh, mengapresiasi pelantikan Dewan Hakim sebagai tahapan penting dalam rangkaian MTQ VIII KORPRI. Zudan meyakini bahwa Dewan Pengawas dan Dewan Hakim yang dilantik memiliki kompetensi, objektivitas, serta integritas moral dalam mengawal pelaksanaan musabaqah secara adil dan profesional. “Ucapan selamat menjalankan tugas mulia yang diamanahkan negara dan agama demi kesuksesan pelaksanaan MTQ VIII KORPRI,” ucapnya. Ia juga mengingatkan pentingnya nilai-nilai Qur’ani sebagai landasan etika dalam pemanfaatan AI, serta mendorong peningkatan literasi digital yang kuat bagi aparatur negara.

Pelantikan Dewan Hakim ini menjadi salah satu tahapan penting menuju pelaksanaan perlombaan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026. Para hakim selanjutnya akan menjalankan tugas sesuai ketentuan penilaian untuk memastikan perlombaan berlangsung objektif, transparan, adil, dan profesional. MTQ VIII KORPRI sendiri dijadwalkan berlangsung di Sulawesi Selatan pada 23–30 Agustus 2026, dengan Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) sebagai lokasi penyelenggaraan, serta diikuti oleh peserta dari berbagai provinsi, kementerian, dan lembaga di tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *