Ribuan Santri Ikuti Penamatan Al-Qur’an di Barru, Abustan Apresiasi Peran Orang Tua dan Guru Mengaji

Barru, Wartana.com – Ribuan santri dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Taman Pendidikan Qur’an (TPQ), dan pengajian tradisional se-Kabupaten Barru mengikuti kegiatan Penamatan (Khatmul) Al-Qur’an yang dipusatkan di Masjid Agung Nurul Iman Barru, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Asyura 10 Muharram 1448 Hijriah tersebut dihadiri Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang berhalangan hadir karena masih menjalankan tugas kedinasan di luar daerah.

Dalam sambutannya, Abustan menyampaikan salam hormat sekaligus permohonan maaf dari Bupati Barru kepada seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir pada kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa penamatan Al-Qur’an memiliki makna yang sangat istimewa dibandingkan dengan bentuk penamatan pendidikan lainnya. Menurutnya, Al-Qur’an merupakan pedoman utama bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan serta menjadi petunjuk menuju keselamatan dunia dan akhirat.

“Di antara berbagai bentuk penamatan, penamatan Al-Qur’an adalah yang paling istimewa. Al-Qur’an merupakan petunjuk hidup yang membimbing kita dalam menjalani kehidupan di dunia dan menjadi bekal menuju kebahagiaan di akhirat,” ujar Abustan.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga memberikan penghargaan kepada para orang tua yang telah membimbing dan mengarahkan anak-anaknya untuk belajar membaca, menghafal, memahami, serta mengamalkan Al-Qur’an sejak usia dini.

Menurutnya, membiasakan anak dekat dengan Al-Qur’an merupakan investasi berharga dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda yang berakhlak mulia.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mengarahkan anak-anaknya ke jalan yang benar. Membiasakan mereka mencintai Al-Qur’an sejak kecil merupakan bekal terbaik untuk kehidupan mereka di masa depan,” katanya.

Abustan juga menilai keberadaan TPA, TPQ, serta berbagai majelis pengajian memiliki peran strategis dalam membentuk generasi Qurani yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan akhlak yang baik.

Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada para guru mengaji dan pengurus lembaga pendidikan Al-Qur’an yang selama ini telah mengabdikan diri mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barru, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru mengaji dan pengurus TPA yang tanpa lelah membimbing anak-anak kita. Mereka memiliki peran besar dalam melahirkan generasi Qurani yang akan menjadi penerus daerah ini,” ungkapnya.

Ia juga berharap perhatian terhadap kesejahteraan guru mengaji dapat terus ditingkatkan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam membina pendidikan keagamaan masyarakat.

Menutup sambutannya, Abustan mengucapkan selamat kepada seluruh santri yang telah menuntaskan pembelajaran Al-Qur’an. Ia berpesan agar pencapaian tersebut tidak menjadi akhir dari proses belajar, melainkan menjadi langkah awal untuk semakin mendalami dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Selamat kepada seluruh santri yang hari ini menamatkan Al-Qur’an. Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, teruslah belajar, memahami, dan mengamalkan isi kandungannya agar kelak menjadi generasi yang membanggakan agama, daerah, dan bangsa,” pesannya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, Dr. H. Irman, S.Ag., M.Si., berharap kegiatan khatmul Al-Qur’an yang rutin dilaksanakan setiap Muharram dapat terus menjadi tradisi yang terjaga di Kabupaten Barru.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang syukur atas capaian para santri, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

“Semoga khatam Al-Qur’an setiap Muharram ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus membaca, memahami, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan mereka,” ujarnya.

Tahun ini, kegiatan Khatmul Al-Qur’an diikuti sebanyak 1.410 santri yang berasal dari tujuh kecamatan di Kabupaten Barru. Mereka merupakan peserta dari TPQ, TPA, dan pengajian tradisional yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran Al-Qur’an.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Barru, staf ahli bupati, para asisten Setda, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, jajaran Kementerian Agama, TP PKK, Baznas, para camat, kepala KUA, pengurus LPTQ tingkat kabupaten dan kecamatan, serta berbagai organisasi dan lembaga keagamaan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *