Makassar, Wartana.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulawesi Selatan, bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, akan menggelar aksi donor darah massal. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Ulang Tahun ke-46 Dekranas yang dipusatkan di Makassar.
Aksi kemanusiaan ini dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Juli 2026 di Hotel Claro Makassar dan dilanjutkan pada 11 Juli 2026 di Lapangan Hasanuddin Makassar. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aksi kemanusiaan sekaligus berkontribusi dalam menjaga ketersediaan stok darah di wilayah Sulawesi Selatan.
Ketua Bidang IV TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, drg. Aisyah, pada Minggu (28/6/2026), menyatakan pentingnya kegiatan ini. “Donor darah merupakan aksi kemanusiaan yang memberi manfaat besar bagi sesama. Setetes darah yang didonorkan dapat menjadi harapan bagi pasien yang membutuhkan transfusi,” ujarnya. Panitia secara aktif mengajak peserta HKG PKK, pengurus Dekranas, tamu undangan, dan masyarakat umum untuk berpartisipasi, tidak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial tetapi juga untuk memperoleh manfaat kesehatan pribadi bagi pendonor.
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi calon pendonor. Syarat-syarat tersebut meliputi usia minimal 17 tahun, kondisi jasmani dan rohani yang sehat, berat badan minimal 47 kilogram, kadar hemoglobin (Hb) antara 12,5–17 g/dL, tekanan darah normal, denyut nadi 50–100 kali per menit, serta suhu tubuh 36,5–37,5 derajat Celsius. Khusus bagi perempuan, donor darah tidak diperbolehkan saat sedang menstruasi atau dalam kondisi hamil.
Selain itu, calon pendonor harus memiliki kedua tangan yang bebas dari lesi kulit, bekas tusukan, atau vena yang mengeras. drg. Aisyah menambahkan bahwa semakin banyak partisipasi masyarakat, semakin besar pula peluang untuk membantu pasien yang memerlukan transfusi darah, baik dalam situasi darurat maupun untuk penanganan berbagai penyakit. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membantu menjaga ketersediaan stok darah di Sulawesi Selatan, tetapi juga mendorong masyarakat menjadikan donor darah sebagai kebiasaan yang bermanfaat bagi kesehatan diri sendiri maupun sesama,” tutupnya.
Panitia telah menyiapkan pendaftaran melalui pemindaian QR Code dan tautan resmi. Kegiatan ini mengusung tema “Berikan Darah Terbaikmu untuk Kehidupan yang Lebih Baik”, dengan harapan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap aksi kemanusiaan dan budaya hidup sehat.









