Berbagi Kepedulian, Menebar Kebahagiaan: Direktorat Intelkam Polda Sulsel Gelar Bakti Sosial Jumat Berkah

 

MAKASSAR – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan masyarakat pekerja yang kian berat, secercah harapan datang dari jajaran Direktorat Intelkam Polda Sulawesi Selatan.

 

Mengusung tema “Berbagi Kepedulian, Menebar Kebahagiaan”, jajaran Ditintelkam melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Jumat Berkah, Jumat (17/10/2025), sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya kalangan Serikat Pekerja dan

 

Buruh yang tengah dilanda musibah.

Dipimpin langsung oleh AKBP Malpa Malacoppo, S.H., S.I.K., M.I.K. selaku Wakil Direktur Intelkam Polda Sulsel, kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Ditintelkam:

 

AKBP Dr. Muhammad Ramadhani Kamal, S.Pd., M.M. (Kasubdit Politik),

AKBP Andi Muhammad Taufiq, S.H., M.H. (Kasubdit Kamsus),

Kompol Deni Ratmodihardjo, S.Sos., M.M. (Kasubdit Ekonomi), dan

Kompol A. Alamsyah, S.H., M.H. (Kasubdit Sosbud).

 

Mereka bersama-sama turun langsung ke lapangan, mengunjungi rumah-rumah para buruh dan pekerja yang sedang berjuang melawan sakit maupun cacat akibat kecelakaan kerja.

 

Dengan senyum, sapa, dan bantuan tangan, jajaran Ditintelkam hadir membawa pesan kemanusiaan — bahwa Polri tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menyentuh hati dan kehidupan rakyat kecil.

 

*Kepedulian yang Mengalir dari Pintu ke Pintu*

 

Dimulai pada pukul 13.00 WITA, rombongan berkumpul di Warkop Village, Jl. Perintis Kemerdekaan, Makassar, sebelum bergerak menuju sejumlah titik di Kota Makassar dan Kabupaten Maros.

 

Delapan pekerja dan pengurus serikat menjadi sasaran utama kegiatan sosial ini.

 

Kunjungan pertama dilakukan kepada Firman, pekerja dari PUK SPAI FSPMI Indomarco, yang kini harus berjuang dengan kondisi kedua tapak kaki yang retak akibat kesetrum di tempat kerja. Saat menerima kunjungan, Firman tak kuasa menahan haru.

 

“Hingga saat ini kaki saya belum pulih total. Bantuan dari Ditintelkam ini sangat membantu kehidupan kami sekeluarga,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

 

Perjalanan berlanjut ke Jl. Kapasa Mula Baru, tempat tinggal Suriani, anggota Serikat Pekerja Nasional (SPN). Di tengah kondisinya yang harus bekerja keras karena sang suami mengalami kebutaan permanen, Suriani menyambut hangat kedatangan rombongan.

 

“Saya sangat berterima kasih kepada Polda Sulsel. Bantuan ini sangat meringankan beban keluarga kami,” tuturnya lirih.

 

Rombongan juga menyambangi Andi Udin, pengurus Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) di Maros, yang kini menderita stroke ringan dan terpaksa mengundurkan diri dari pekerjaan.

 

“Ekonomi keluarga menurun sejak saya berhenti bekerja. Kehadiran Polri memberi semangat baru bagi kami,” ucapnya.

 

Tak berhenti di situ, jajaran Intelkam juga mendatangi Muh. Nur Alam, pekerja FSPMI Indomarco, yang mengalami cacat fungsi pada pergelangan kaki akibat kecelakaan saat pulang kerja.

 

“Terima kasih kepada jajaran Ditintelkam. Bantuan ini bukan hanya soal materi, tapi juga perhatian yang sangat berarti bagi kami,” katanya.

Di Maros, tepatnya di Jl. Garuda, Turikale, kunjungan berikutnya diberikan kepada Baharuddin, pengurus Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (TRANSINDO-KSN). Ia sudah enam tahun tak bekerja akibat patah tulang yang tak kunjung pulih.

 

“Enam tahun bukan waktu singkat. Terima kasih atas bantuan ini, semoga Polri terus hadir bagi masyarakat kecil seperti kami,” ucapnya penuh harap.

 

Sementara itu, di Jl. Gontang Raya, Tamalate, Agustinus Lembur alias Gusti, pengurus Serikat GSBMI, yang menderita komplikasi ginjal dan usus buntu menahun, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam.

 

“Saya sudah lama sakit. Bantuan ini sangat membantu untuk bertahan,” katanya dengan suara parau.

 

Kunjungan berikutnya dilakukan kepada Arham, anggota SPN yang kini berjuang melawan penyakit jantung koroner.

 

“Kondisi ekonomi keluarga saya sangat sulit sejak sakit. Terima kasih kepada Ditintelkam Polda Sulsel yang mau turun langsung membantu,” ujarnya dengan nada tulus.

 

Penutup kegiatan dilakukan di BTN Pengadilan, Jl. Antariksa, Makassar, di rumah Muhammad Rasman YR, pengurus DPW FSPMI Sulsel yang tengah dirawat karena penyakit jantung koroner.

 

“Bantuan dan perhatian seperti ini sangat berarti. Semoga Polri terus diberikan kekuatan untuk berbuat lebih banyak lagi bagi masyarakat,” ucapnya.

 

*Citra Humanis Polri di Tengah Masyarakat*

 

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas sosial, tetapi merupakan bagian dari program Cipta Kondisi Polri — upaya membangun citra positif dengan pendekatan humanis.

 

Melalui aksi nyata di lapangan, Ditintelkam Polda Sulsel ingin menegaskan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga menegakkan kemanusiaan.

 

Dengan semangat kebersamaan, kegiatan bakti sosial Jumat Berkah ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa empati antara aparat kepolisian dan masyarakat, khususnya kalangan pekerja dan buruh.

 

Di tengah berbagai tantangan ekonomi, langkah kecil seperti ini menjadi pengingat bahwa kepedulian masih hidup — dan kebahagiaan bisa tumbuh dari tangan yang mau berbagi.

 

Pukul 18.30 WITA, seluruh rangkaian kegiatan berakhir dalam suasana hangat dan penuh rasa syukur. Tidak hanya bantuan yang diberikan, tetapi juga semangat solidaritas yang ditebarkan.

 

Polri kembali menunjukkan, bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya soal patroli dan penegakan hukum, tetapi juga tentang menyentuh hati, menyalakan harapan, dan menebar kebahagiaan di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *