Jakarta, Wartana.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara resmi mengundang Perdana Menteri India Narendra Modi untuk menghadiri perayaan Hari Pembentukan Israel. Undangan spesial ini disampaikan setelah percakapan telepon antara kedua pemimpin pada Kamis (22/10), yang turut membahas penguatan hubungan bilateral dan isu-isu regional.
Netanyahu secara khusus meminta Modi untuk menyalakan obor bersama pilot India, Smit Machchar, sebagai bagian dari upacara perayaan tersebut. Melalui unggahan di media sosial X, Netanyahu mengungkapkan bahwa Modi menyambut baik undangan tersebut, sekaligus menyoroti kemitraan kuat antara India dan Israel, terutama dalam menghadapi terorisme.
“Modi berterima kasih kepada saya atas undangan tersebut dan mengatakan bahwa di darat dan di udara, India dan Israel memerangi terorisme bersama-sama,” tulis Netanyahu, seperti dikutip Times of India. Netanyahu menambahkan bahwa Modi juga memuji hubungan erat yang telah terjalin selama beberapa dekade antara kedua negara.
Senada, PM Modi juga mengonfirmasi percakapan telepon dengan Netanyahu melalui akun X pribadinya. Ia menyatakan bahwa kedua pemimpin meninjau momentum berkelanjutan dalam hubungan bilateral dan menegaskan kembali komitmen untuk memperkuat kemitraan India dan Israel.
“Saya menerima telepon dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Kami meninjau momentum berkelanjutan dalam hubungan bilateral kami dan menegaskan kembali komitmen kami untuk lebih memperkuat kemitraan kami,” tulis Modi.
Selain membahas kerja sama bilateral, kedua kepala pemerintahan ini juga bertukar pandangan mengenai perkembangan terbaru di kawasan Asia Barat. Mereka sepakat untuk menekankan pentingnya memulihkan perdamaian dan stabilitas di wilayah tersebut. “Kami juga bertukar pandangan tentang perkembangan terkini di Asia Barat dan menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk memulihkan perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut,” tambah Modi dalam unggahannya.









