MAKASSAR, Wartana.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tengah menyiapkan pembentukan Koperasi Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan bagi puluhan ribu aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintah setempat. Rencana tersebut dimatangkan melalui agenda Gerakan Edukasi Koperasi Masyarakat bagi ASN yang digelar di Hotel Novotel Makassar pada Rabu (5/8).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menyatakan bahwa keberadaan koperasi ini merupakan bagian dari penguatan ekonomi nasional yang diimplementasikan di tingkat daerah. Menurutnya, dengan potensi jumlah ASN Pemkot Makassar yang mencapai sekitar 22.000 orang, koperasi ini memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi badan usaha yang kuat jika dikelola secara profesional.
“Koperasi Korpri harus mampu meningkatkan kesejahteraan pegawai. Dengan jumlah anggota yang besar, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan hanya berorientasi pada usaha simpan pinjam konvensional,” ujar Andi Zulkifly saat membuka kegiatan tersebut.
Mantan Kepala Bappeda Makassar ini menekankan agar pengurus koperasi nantinya mampu menyusun rencana bisnis yang lebih luas dan berkelanjutan. Ia mendorong adanya kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), maupun sektor swasta dalam penyediaan kebutuhan pokok serta layanan jasa lainnya yang dibutuhkan oleh para pegawai.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Makassar, Arlin Ariesta, mengungkapkan bahwa pembentukan koperasi ini telah melalui berbagai tahapan administrasi dan legalitas. Ia menjelaskan bahwa Koperasi Korpri dirancang untuk menjadi lembaga keuangan yang aman sekaligus pengayom finansial bagi ASN agar terhindar dari praktik pinjaman ilegal.
“Kami juga merancang koperasi ini agar adaptif terhadap teknologi melalui layanan digital banking dan unit usaha ritel modern. Selain menjadi wadah ekonomi, koperasi ini juga akan menjadi ruang pemberdayaan bagi UMKM yang dikelola oleh keluarga besar ASN Kota Makassar,” pungkas Arlin.









