MAROS, Wartana.com – Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Supriansa, secara resmi menutup Musyawarah Daerah (MUSDA) Partai Golkar Kabupaten Maros pada Senin (2/11/2026) pukul 18.00 WITA. Dalam arahannya, Supriansa menekankan pentingnya menjaga persatuan dan menghapus segala bentuk sekat di internal partai demi memperkuat soliditas organisasi.
Pelaksanaan MUSDA kali ini dinilai sebagai momen penting bagi partai berlambang pohon beringin tersebut di Kabupaten Maros. Agenda besar ini sebelumnya dibuka secara langsung oleh Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Aco, sebelum akhirnya ditutup secara resmi oleh Supriansa di sore harinya.
Dalam sambutannya, Supriansa menyampaikan ucapan selamat kepada Andi Patarai Amir yang tampil sebagai calon tunggal dalam musyawarah tersebut. Diketahui, Andi Patarai Amir sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros sebelum mengikuti proses penetapan kepemimpinan definitif ini.
Supriansa berharap momentum MUSDA tidak sekadar menjadi forum pergantian kepengurusan, melainkan menjadi titik balik untuk memperkuat kebersamaan seluruh kader. Ia memberikan instruksi khusus kepada Andi Patarai Amir agar mengedepankan prinsip inklusivitas dalam menyusun struktur kepengurusan yang baru.
“Hilangkan sekat-sekat yang ada. Dalam menyusun kepengurusan, rangkul semua kader dan berikan ruang bagi mereka untuk bersama-sama membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Maros,” tegas Supriansa di hadapan para peserta MUSDA.
Menurutnya, kekuatan partai terletak pada kemampuan pemimpin dalam merangkul seluruh elemen dan potensi kader tanpa membedakan kelompok atau latar belakang dukungan. Supriansa menegaskan bahwa kepengurusan yang solid harus mampu bekerja secara kolektif dan memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput guna menghadapi berbagai tantangan politik di masa depan.









