JAKARTA, Wartana.com – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Politeknik Transportasi Darat Indonesia (STTD) guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor transportasi darat. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini berlangsung di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Langkah ini merupakan upaya nyata Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi vokasi di bawah naungan Kementerian Perhubungan dengan pemerintah daerah. Fokus utama dari kolaborasi ini adalah penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, serta pengembangan kompetensi aparatur yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan daerah di masa depan.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, yang didampingi oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Luwu Utara, Andi Kasmawati. Selain itu, jajaran pimpinan dari STTD dan perwakilan Kementerian Perhubungan turut menyaksikan prosesi penandatanganan yang menjadi landasan hukum bagi pemanfaatan sumber daya dan keahlian antar kedua belah pihak.
Dalam sambutannya, Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menyatakan bahwa penguatan kapasitas tenaga profesional di bidang transportasi sangat mendesak untuk dilakukan demi mengoptimalkan pelayanan publik. Menurutnya, pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diajarkan di STTD akan sangat membantu daerah dalam menata ekosistem transportasi yang lebih baik.
“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Utara untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta pelayanan transportasi kepada masyarakat. Kami berharap kolaborasi dengan STTD dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan pengembangan sektor transportasi di Kabupaten Luwu Utara,” ujar Andi Abdullah Rahim.
Di sisi lain, pihak STTD menegaskan komitmennya untuk mendukung daerah dalam menciptakan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan. Melalui kemitraan ini, diharapkan terbuka peluang bagi inovasi baru serta penerapan kebijakan transportasi berbasis data dan keahlian teknis yang relevan dengan kondisi geografis Luwu Utara. (*)









