Inovasi ATM Bawah Laut: Upaya Pemkot Makassar dan Bank Sulselbar Pulihkan Karang Pulau Lanjukang

Inovasi ATM Bawah Laut: Upaya Pemkot Makassar dan Bank Sulselbar Pulihkan Karang Pulau Lanjukang

MAKASSAR, Wartana.com β€” Pemerintah Kota Makassar memperkuat komitmen menjaga kelestarian ekosistem laut melalui aksi nyata konservasi terumbu karang di wilayah kepulauan. Langkah ini diwujudkan melalui peresmian fasilitas artificial reef berbentuk Anjungan Terumbu Mandiri (ATM) yang diinisiasi oleh Dispora Kota Makassar di Pulau Lanjukang, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Sabtu (7/11/2026).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir langsung dalam agenda yang merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar, Bank Sulselbar, dan komunitas penyelam setempat. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penanaman fragmen karang hidup menggunakan media khusus berupa rangka besi jaring laba-laba (spider web) dan meja beton guna memulihkan kawasan yang mengalami degradasi akibat perubahan suhu laut serta aktivitas manusia.

β€œIni adalah upaya kita bersama untuk menjaga kelestarian laut dan pantai. Kita melakukan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan laut dan konservasi alam demi melindungi biota bagi generasi mendatang,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Appi tersebut di sela-sela kegiatan penanaman karang.

Munafri menekankan bahwa program ini tidak boleh berhenti pada tahap seremonial semata. Ia menginstruksikan adanya komitmen jangka panjang yang mencakup pemantauan, pengawasan, dan perawatan berkala untuk memastikan pertumbuhan karang berjalan optimal. Menurutnya, keberadaan terumbu karang memiliki peran vital sebagai habitat biota laut sekaligus penopang ekonomi masyarakat pesisir melalui sektor perikanan.

Selain fokus pada lingkungan, Pemerintah Kota Makassar juga memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat pulau terluar menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar. Layanan administrasi kependudukan (adminduk) “jemput bola” turut dihadirkan di Pulau Langkai, Lanjukang, dan Lumu-Lumu guna memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan pemerintah secara merata tanpa terkecuali.

Kegiatan konservasi ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Fauzi Andi Wawo, jajaran direksi Bank Sulselbar, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait. Melalui integrasi antara pemulihan ekosistem dan penguatan layanan sosial, diharapkan Pulau Lanjukang dapat berkembang menjadi destinasi wisata bahari berkelanjutan yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *