MAKASSAR, Wartana.com — Pemerintah Kabupaten Luwu Utara memaparkan sejumlah peluang investasi strategis berbasis sumber daya alam dan hilirisasi dalam forum bisnis yang berlangsung di Sandeq Ballroom Hotel Claro, Makassar, Senin (3/8/2026). Sektor unggulan seperti industri kakao, ekonomi biru, hingga energi terbarukan menjadi tawaran utama guna menarik minat investor domestik maupun mancanegara.
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, mempresentasikan potensi tersebut melalui tema “Investasi Berbasis Sumber Daya Alam dan UMKM Berdaya Saing Global: Dari Potensi Luwu Utara Menuju Investasi Nyata.” Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, H. Muhammad Jusuf Kalla, yang menekankan pentingnya sinergi pemerintah dan dunia usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah satu sektor paling menonjol yang ditawarkan adalah Kawasan Hilirisasi Kakao. Sebagai salah satu sentra produksi kakao terbesar di Sulawesi Selatan dengan hasil mencapai 25.526 ton per tahun, Luwu Utara kini mendorong pembangunan industri pengolahan terintegrasi. Pemkab telah menyiapkan Kawasan Industri Munte dengan lahan siap investasi seluas 15 hektare dan estimasi kebutuhan modal sekitar Rp300 miliar untuk meningkatkan nilai tambah komoditas tersebut.
Selain perkebunan, sektor blue economy atau ekonomi biru juga menjadi daya tarik utama dengan garis pantai sepanjang 106,77 kilometer. Luwu Utara menawarkan peluang pembangunan cold storage, industri pengolahan hasil perikanan, serta pengolahan rumput laut. Di sisi lain, potensi energi terbarukan seperti PLTA dan panas bumi, serta perdagangan karbon dari luasnya tutupan hutan, turut dipromosikan sebagai investasi masa depan yang ramah lingkungan.
Bupati Andi Abdullah Rahim menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan iklim investasi yang kompetitif dan berkelanjutan. “Investor kini mencari daerah yang memiliki stabilitas, produktivitas, kepastian, serta komitmen untuk tumbuh bersama. Luwu Utara hadir dengan seluruh potensi tersebut untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Andi Abdullah dalam paparannya.
Untuk mendukung masuknya modal, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menjamin kemudahan dalam proses perizinan yang transparan, kepastian regulasi tata ruang, serta dukungan infrastruktur strategis. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Luwu Utara sebagai salah satu destinasi investasi paling prospektif di Kawasan Timur Indonesia.









