Makassar, Wartana.com – Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan pada Minggu (1/11/2026) untuk mengikuti Jalan Sehat Anti Mager Cinta Keuangan Syariah. Acara ini tidak hanya menggalakkan kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas fisik, tetapi juga menjadi platform kampanye peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah, yang semakin menarik dengan tawaran hadiah berupa paket umrah dan motor listrik.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, secara resmi melepas para peserta. Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman menekankan urgensi menjaga kesehatan melalui aktivitas sederhana, seperti berjalan kaki rutin. “Lawan mager, biasakan bergerak, dan jadikan hidup sehat sebagai bagian dari keseharian. Kita ingin masyarakat Sulawesi Selatan menjadi masyarakat yang aktif, produktif, sehat jasmani dan rohani,” ujarnya, menggarisbawahi pentingnya melawan kebiasaan malas bergerak.
Selain aspek kesehatan, kegiatan bertema “Sehat Jiwa Raga, Berkah Finansialnya” ini juga membawa pesan krusial mengenai pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah. Melalui inisiatif ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mengenal layanan keuangan syariah serta memahami signifikansi akses terhadap produk dan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Antusiasme peserta terlihat begitu tinggi, terutama dengan beragam hadiah menarik yang telah disiapkan oleh panitia. Hadiah-hadiah tersebut meliputi paket umrah, motor listrik, sepeda listrik, dan berbagai hadiah hiburan lainnya yang menambah semangat para peserta untuk berpartisipasi aktif.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi lebih dari sekadar agenda olahraga bersama. Diharapkan, acara ini mampu mendorong perubahan kebiasaan masyarakat secara berkelanjutan, baik dalam hal menjaga kesehatan maupun meningkatkan kesadaran dalam mengelola keuangan. Perpaduan kampanye hidup sehat dan literasi keuangan syariah ini diyakini akan berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang lebih aktif, produktif, serta memiliki perencanaan finansial yang matang.









