Makassar Resmi Buka Tender Pembangunan Stadion Untia Rp350 Miliar, Siap Jadi Ikon Baru dan Pemicu Ekonomi

Makassar Resmi Buka Tender Pembangunan Stadion Untia Rp350 Miliar, Siap Jadi Ikon Baru dan Pemicu Ekonomi

Makassar, Wartana.com – Pemerintah Kota Makassar secara resmi memulai tahap pemilihan penyedia jasa untuk pembangunan Stadion Untia, sebuah proyek strategis daerah senilai Rp350 miliar yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), proses tender dengan metode Design and Build telah diumumkan pada 3 Juli 2026, dengan target penetapan pemenang pada minggu keempat September 2026. Langkah ini menandai komitmen serius Pemkot untuk mewujudkan fasilitas olahraga berkapasitas 16.000 hingga 17.000 penonton tersebut, yang juga diharapkan menjadi ikon baru dan pemicu pertumbuhan ekonomi di kawasan Untia.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pembangunan Stadion Untia terus bergerak sesuai tahapan yang telah direncanakan. “Desain dan build-nya sudah tayang. Saat ini kita sedang menunggu penawaran yang baik untuk memastikan tahun ini sudah ada progres dari pekerjaan stadion di Untia,” ujar Munafri di Balai Kota Makassar, Kamis (9/7/2026). Ia menjelaskan, proyek ini akan dilaksanakan dengan skema pembiayaan multiyears selama dua tahun anggaran, dengan fokus awal pada penimbunan lahan dan pembangunan struktur dasar stadion. Wali Kota yang akrab disapa Appi ini juga menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam proses tender dan pembangunan, mengingat nilai proyek yang besar dan standar teknis yang kompleks.

Lebih lanjut, Munafri mengungkapkan bahwa Stadion Untia tidak hanya ditujukan sebagai sarana olahraga, tetapi juga diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya kawasan ekonomi baru di wilayah tersebut. “Jadi nanti kita bikin grand design-nya. Pemerintah membuat trigger-nya. Setelah stadion hadir, kita berharap developer maupun perusahaan-perusahaan properti bisa memanfaatkan potensi keramaian yang muncul dari stadion itu,” terangnya. Stadion ini dirancang berkapasitas sekitar 16.000 hingga 17.000 penonton dan dinilai memiliki potensi pendukung yang kuat, seperti kedekatan dengan kawasan pesisir, fasilitas pemerintah, Pelabuhan Perikanan Untia, dan hutan mangrove.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menjelaskan bahwa proses tender ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Wali Kota Munafri Arifuddin untuk menghadirkan stadion representatif. “Saat ini pembangunan Stadion Untia telah memasuki tahap pemilihan penyedia jasa. Pada tanggal 3 Juli 2026, kami telah mengumumkan proses prakualifikasi penyedia sebagai tahapan awal dalam seleksi calon pelaksana pekerjaan,” ujar Zuhaelsi. Ia merinci, pagu anggaran proyek ini sebesar Rp350 miliar yang bersumber dari APBD, dengan paket pekerjaan diumumkan melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kota Makassar. Proses setelah prakualifikasi akan melibatkan evaluasi administrasi, teknis, dan penilaian kemampuan peserta untuk memastikan terpilihnya penyedia jasa terbaik.

Pemerintah Kota Makassar menargetkan penyedia pelaksana pembangunan Stadion Untia dapat ditetapkan pada minggu keempat September 2026. Zuhaelsi menegaskan komitmen Pemkot untuk menjalankan seluruh proses pengadaan secara transparan, profesional, dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Untuk tahun pertama (2026), pekerjaan akan difokuskan pada penyusunan desain rinci (detail engineering design), mobilisasi peralatan dan tenaga kerja, persiapan lapangan, serta pekerjaan pematangan lahan sebagai fondasi konstruksi utama yang dijadwalkan pada tahun 2027. “Seluruh tahapan kami laksanakan secara bertahap, mulai dari perencanaan, pengadaan, hingga pelaksanaan konstruksi agar proyek ini dapat berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran,” tutup Zuhaelsi, optimistis bahwa Stadion Untia akan menjadi tonggak penting dalam pengembangan infrastruktur dan ekonomi Makassar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *