Komisi D DPRD Makassar Tegaskan Dukungan Program Seragam Gratis

MAKASSAR — PROGRAM seragam sekolah gratis Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham (MULIA) mendapat dukungan penuh dari DPRD Kota Makassar.

Ketua Komisi D DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham, menegaskan bahwa program ini terbukti meringankan beban orang tua murid, khususnya di jenjang SD dan SMP. Ia menilai kebijakan ini harus tetap dilanjutkan karena manfaatnya nyata dirasakan masyarakat.

“Seragam gratis ini sangat diperlukan. Program ini membantu meringankan beban orang tua. Sejak awal, Komisi D selalu mendukung,” kata Ari, Jumat (22/8/2025).

Ari menekankan, Komisi D sama sekali tidak pernah mempermasalahkan program seragam gratis. Yang perlu dibenahi, menurutnya, adalah sistem penganggaran, komunikasi, dan tata kelola agar kebijakan ini berjalan lebih baik.

“Intinya, program ini bagus dan harus dilanjutkan. Yang kami minta hanya perbaikan dalam sistem penganggaran, pelibatan UMKM, dan komunikasi. Bukan programnya yang kami persoalkan, tapi sistemnya,” tegasnya.

Politisi NasDem itu juga mengingatkan agar pengelolaan anggaran dilakukan secara hati-hati dan sesuai aturan, sehingga manfaat program tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Penganggarannya harus menggunakan asas kehati-hatian dan tidak ada aturan yang dilanggar,” ujarnya.
Soroti Miss Komunikasi dengan Disdik

Ari tidak menutup mata adanya dinamika komunikasi antara Dinas Pendidikan dan DPRD. Ia menyebut pernah terjadi miss komunikasi terkait penganggaran yang dilakukan secara parsial tanpa lebih dulu diinformasikan ke Komisi D sebagai mitra kerja.

“Walaupun dilakukan secara parsial, minimal harus diinfokan kepada Komisi D. Supaya ketika masyarakat bertanya, kami bisa menjawab. Kalau tidak ada penyampaian sebelumnya, pasti kami juga tidak tahu,” jelasnya.

Selain transparansi anggaran, Ari juga menekankan pentingnya pelibatan pelaku UMKM lokal dalam pengadaan seragam. Menurutnya, hal ini sejalan dengan semangat Wali Kota untuk memberdayakan ekonomi masyarakat.

“Dinas Pendidikan harus melibatkan semua UMKM di Makassar. Seragam gratis ini jangan hanya jadi program pendidikan, tapi juga bisa menggerakkan ekonomi warga,” tambahnya.

Bagi Ketua Komisi D DPRD Makassar, program seragam gratis bukan hanya soal keringanan biaya pendidikan, melainkan bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Ia menegaskan, dukungan DPRD tetap utuh, asalkan sistem tata kelola terus diperbaiki demi manfaat yang lebih luas. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *