Ironi Manggala: Tumpukan Sampah Menumpuk di Tiga Titik, Warga Protes di Tengah Program Pemilahan

Ironi Manggala: Tumpukan Sampah Menumpuk di Tiga Titik, Warga Protes di Tengah Program Pemilahan
Screenshot

Makassar, Wartana.com – Tumpukan sampah di tiga titik krusial Kecamatan Manggala, Makassar, menjadi keluhan utama warga selama berminggu-minggu. Kondisi ini ironis di tengah gencar-gencarnya program pemilahan sampah yang digagas Pemerintah Kota Makassar, menunjukkan tantangan serius dalam penanganan limbah dan perilaku pembuangan ilegal.

Lokasi yang paling disoroti berada di Jalan Inspeksi PAM Timur serta dua titik di Jalan Batua Raya XII. Volume sampah yang terus meningkat menyebabkan bau tak sedap menyengat dan mengganggu aktivitas harian masyarakat sekitar. Praktik pembuangan sampah sembarangan atau illegal dumping disinyalir menjadi penyebab utama permasalahan yang tak kunjung teratasi ini.

Keluhan warga ini muncul tak lama setelah Pemerintah Kota Makassar memulai implementasi program pemilahan sampah dari rumah sejak 1 Agustus 2026. Sosialisasi program tersebut telah dilakukan secara intensif hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan, dengan harapan dapat mengubah kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah. Namun, realitas di lapangan menunjukkan sebaliknya.

Salah seorang warga setempat, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa tumpukan sampah terus bertambah karena masih banyak individu yang membuang sampah di lokasi tersebut hampir setiap hari. “Setiap hari ada saja yang datang dan membuang sampah di sini. Lama-lama menumpuk dan baunya semakin menyengat. Kami berharap segera diangkut dan ada pengawasan supaya warga tidak terus membuang sampah sembarangan,” ujarnya pada Selasa (18/8/2026) lalu.

Warga juga mengkhawatirkan dampak jangka panjang dari kondisi ini. Menurut mereka, penumpukan sampah tidak hanya mengganggu kenyamanan dan estetika lingkungan, tetapi juga berpotensi memicu berbagai persoalan kesehatan dan lingkungan yang lebih serius jika dibiarkan terus-menerus. Padahal, Pemkot Makassar telah menekankan pentingnya pemilahan sampah dari sumber untuk memudahkan proses pengelolaan selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *