DPRD Sulsel Apresiasi Program Bibit Produktif DLHK, Dorong Perluasan Untuk Warga Miskin

DPRD Sulsel Apresiasi Program Bibit Produktif DLHK, Dorong Perluasan Untuk Warga Miskin

Makassar, Wartana.com – Sekretaris Komisi B DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi PKB, Zulfikar Limolang, menyampaikan apresiasi terhadap program pembagian bibit produktif gratis yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sulsel. Ia mendesak agar program ini diperluas pada tahun anggaran berikutnya, khususnya untuk menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah guna meningkatkan kesejahteraan dan mendukung upaya penghijauan.

Apresiasi tersebut disampaikan Zulfikar Limolang dalam rapat kerja pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dan Evaluasi APBD Semester I Tahun Anggaran 2026, pada Senin (13/7/2026). Menurutnya, program penyaluran bibit durian dan alpukat secara gratis ini memiliki potensi besar tidak hanya untuk rehabilitasi lahan, tetapi juga sebagai sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi program pembagian bibit durian dan alpukat gratis kepada kelompok masyarakat. Program ini bagus, kalau bisa pada tahun 2026 ditingkatkan. Apalagi, program ini juga menyasar masyarakat secara perorangan yang masuk kategori miskin desil 1 sampai desil 4,” ujar Zulfikar Limolang. Ia menambahkan bahwa bantuan bibit produktif ini memberikan manfaat ganda, yaitu pelestarian lingkungan dan peningkatan ekonomi keluarga.

Berdasarkan data yang dipaparkan DLHK Sulsel, melalui kegiatan Perbenihan Tanaman Hutan pada subkegiatan pembuatan dan pengadaan bibit untuk rehabilitasi lahan, telah berhasil disalurkan 61.330 batang bibit produktif. Jumlah ini berasal dari target 134.223 batang yang telah direncanakan. Bibit tersebut terdiri atas 33.030 batang alpukat dan 28.300 batang durian Musang King.

Bibit-bibit produktif ini telah didistribusikan kepada 179 penerima, yang meliputi Kelompok Tani Hutan (KTH) maupun individu masyarakat penerima secara perorangan. Komisi B DPRD Sulsel berharap agar inisiatif ini dapat terus dikembangkan dan diperluas cakupannya sehingga lebih banyak masyarakat, terutama keluarga berpenghasilan rendah, dapat merasakan manfaat ekonomi sekaligus berkontribusi aktif dalam pelestarian lingkungan di Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *