Argentina Kalahkan Swiss 3-1, Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Argentina Kalahkan Swiss 3-1, Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

KANSAS, Wartana.com – Tim nasional Argentina berhasil mengamankan tiket semifinal Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Swiss dengan skor 3-1 dalam laga perempat final yang berlangsung dramatis hingga perpanjangan waktu. Pertandingan sengit ini digelar di Kansas Stadium pada Minggu, 12 Juli 2026, pagi waktu setempat. Kemenangan ini memastikan La Albiceleste akan menghadapi Inggris di babak semifinal pada Kamis, 16 Juli 2026 mendatang.

Duel antara Argentina dan Swiss, yang berjuluk Rossocrociati atau Tim Palang Merah, berlangsung alot sejak menit awal. Argentina sempat unggul melalui gol Alexis Mac Allister pada menit ke-10, mempertahankan skor 1-0 hingga jeda. Swiss kemudian berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua lewat Dan Ndoye pada menit ke-67, mengubah skor menjadi 1-1.

Momen krusial terjadi ketika pemain Swiss, Breel Embolo, diganjar kartu kuning kedua dan diusir dari lapangan oleh wasit Joao Pedro Silva Pinheiro karena dianggap melakukan diving. Kejadian ini membuat tim berjuluk Die Nati harus bermain dengan 10 pemain. Meskipun bermain dengan kekurangan jumlah pemain, Swiss mampu bertahan hingga babak tambahan waktu.

Di penghujung babak perpanjangan waktu, Argentina akhirnya berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Julian Alvarez dan Lautaro Martinez masing-masing mencetak gol, memastikan kemenangan 3-1 bagi tim Tango dan mengakhiri perlawanan Swiss. Kemenangan ini menjaga asa Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia.

Pelatih Swiss, Murat Yakin, melayangkan protes keras terhadap keputusan wasit yang mengusir Embolo. “Jelas tidak ada alasan untuk memberikan kartu kuning. Itu situasi yang tidak berbahaya. Seharusnya dia membiarkan permainan berlanjut,” kata Yakin, dikutip dari Reuters. Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut mengubah jalannya pertandingan saat Swiss mulai menekan. “Kami dihukum karena aturan yang tidak dapat diterima. Saya tidak mengerti. Fakta bahwa mereka campur tangan tanpa perlu sangat menyakitkan,” ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, mengakui bahwa kartu merah tersebut memberikan keuntungan bagi timnya. “Hari ini kami beruntung karena salah satu pemain mereka diusir dari lapangan. Kami bisa bermain lebih baik, tetapi mencapai semifinal adalah pencapaian besar,” ungkap Scaloni. Ia juga mengakui Swiss sebelumnya mampu menyulitkan timnya melalui tekanan dan permainan fisik yang ketat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *