Sebanyak 37 Lapak di Pasar Pabaeng-baeng Barat Makassar Ludes Terbakar

Sebanyak 37 Lapak di Pasar Pabaeng-baeng Barat Makassar Ludes Terbakar

MAKASSAR, Wartana.com — Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Pabaeng-baeng Barat, Kota Makassar, pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 03.30 WITA. Peristiwa yang terjadi saat dini hari tersebut mengakibatkan sedikitnya 37 tempat usaha milik pedagang mengalami kerusakan material yang signifikan.

Berdasarkan data resmi dari hasil survei lapangan Perumda Pasar Makassar, dari total 37 tempat usaha yang terdampak, sebanyak 29 unit masuk dalam kategori terbakar berat atau ludes. Sementara itu, 8 unit lainnya dinyatakan terdampak dengan kerusakan sebagian pada struktur bangunan seperti plafon, dinding, dan pintu toko.

Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, S.Sos, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung menerjunkan tim teknis pascakejadian untuk melakukan pendataan dan penanganan cepat. Peninjauan lokasi dilakukan bersama jajaran Direksi Perumda Pasar dan pemerintah setempat guna memastikan kelangsungan aktivitas ekonomi para pedagang.

“Perumda Pasar Makassar hadir untuk memastikan pelayanan kepada pedagang tetap berjalan meskipun terjadi musibah. Pendataan mendalam di lapangan sangat penting untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya dan mengetahui kebutuhan para pedagang yang terdampak,” ujar Ali Gauli Arief di lokasi kejadian.

Dampak kebakaran paling parah tercatat berada di area Pelataran 1, di mana 21 dari 22 tempat usaha di lokasi tersebut hangus tak tersisa. Kerusakan juga terjadi di area front toko, Kios 1, dan Los TB dengan tingkat kerusakan yang bervariasi dari kerusakan alat usaha hingga kerusakan permanen pada fisik kios.

Lurah Pabaeng-baeng, Ibardarmadi, S.Ip, dalam kesempatan yang sama mengimbau seluruh pedagang untuk memperkuat aspek mitigasi kebakaran secara mandiri. Ia menekankan pentingnya pemeriksaan berkala pada instalasi listrik dan penyediaan alat pemadam api ringan di tiap tempat usaha.

“Musibah ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan, terutama terkait sambungan listrik dan peralatan memasak. Kami meminta pedagang memastikan kondisi kios dalam keadaan aman, mencabut peralatan listrik, dan memastikan kompor tidak menyala sebelum meninggalkan pasar,” tegas Ibardarmadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *