Maulid Nabi di Makassar, Bupati Barru Dorong KKDB Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Makassar, Wartana – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari memanfaatkan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah untuk memaparkan sejumlah agenda strategis pembangunan daerah sekaligus mengajak warga Barru di perantauan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah.

Kegiatan yang digelar DPP Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB) di Graha Pena Lantai 19, Makassar, Ahad (30/8/2026), tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan Pengurus Majelis Taklim Al-Barru Rahim.

Di hadapan jajaran pengurus dan warga Barru yang berdomisili di Makassar, Andi Ina mengatakan keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan yang harus dijawab melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, warga perantauan, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Dengan APBD daerah sekitar Rp766 miliar, ini menjadi tantangan bagi saya dan Pak Wakil. Kita harus berpikir bersama bagaimana pendapatan daerah meningkat sehingga pembangunan Barru bisa berjalan sesuai harapan masyarakat dan anak-anak kita nantinya,” kata Andi Ina.

Menurutnya, peningkatan pendapatan daerah perlu berjalan beriringan dengan upaya membuka sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru. Salah satu sektor yang terus didorong adalah pengembangan Kawasan Industri Barru (KIBAR).

Andi Ina menyebut KIBAR memiliki posisi strategis dalam membuka peluang investasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“KIBAR ini masih on process. Masih banyak hal yang harus kami lengkapi untuk bagaimana mewujudkannya ada di Kabupaten Barru,” ujarnya.

Ajak Warga Perantauan Terlibat dalam Pembangunan

Dalam kesempatan tersebut, Andi Ina membuka ruang seluas-luasnya bagi KKDB untuk terlibat dalam pembangunan Kabupaten Barru. Menurutnya, warga Barru di perantauan memiliki jaringan, pengalaman, gagasan, dan potensi yang dapat menjadi kekuatan tambahan bagi pemerintah daerah.

“Hadirlah bersama Pemerintah Kabupaten Barru. Pemerintah membuka ruang yang seluas-luasnya untuk kerja sama dengan KKDB agar kita dapat memberikan yang terbaik untuk masyarakat Barru,” tuturnya.

Sinergi tersebut rencananya diperkuat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang kemudian ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berisi program-program konkret.

Andi Ina berharap KKDB tidak berhenti sebagai wadah silaturahmi warga Barru di perantauan, tetapi berkembang menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“KKDB menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Barru. Kita ingin kerja sama ini tidak berhenti pada MoU, tetapi segera ditindaklanjuti dengan program yang nyata,” tegasnya.

Dorong Akademi Sepak Bola Ramang

Selain sektor ekonomi dan investasi, Andi Ina juga mengungkapkan salah satu gagasan besar pemerintah daerah di bidang olahraga, yakni menghadirkan Akademi Sepak Bola Ramang di Kabupaten Barru.

Program tersebut diarahkan sebagai wadah pembinaan talenta sepak bola usia muda sekaligus menghidupkan kembali semangat sepak bola dari tanah kelahiran Ramang, legenda sepak bola nasional yang memiliki keterkaitan sejarah dengan Barru.

“Ramang itu legenda sepak bola nasional, bahkan sudah mendunia. Beliau lahir di Kabupaten Barru,” kata Andi Ina.

Rencana tersebut mendapat dukungan Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI Barru.

Andi Ina optimistis pembinaan yang dilakukan secara terarah dan melibatkan berbagai pihak dapat membuka peluang lahirnya talenta-talenta sepak bola Barru yang mampu berprestasi.

“Ini adalah mimpi, tetapi mimpi itu bisa menjadi kenyataan kalau ada kita semua,” ujarnya.

Barru dan Makassar Bisa Bersinergi Tangani Sampah

Persoalan lingkungan juga menjadi perhatian dalam agenda pembangunan yang disampaikan Bupati Barru. Ia melihat adanya peluang sinergi antara Pemkab Barru dan Pemerintah Kota Makassar, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah.

Andi Ina menyebut produksi sampah di Kabupaten Barru sekitar 70 ton per hari, sedangkan Kota Makassar mencapai sekitar 1.000 ton per hari.

Ia berharap warga Barru yang berada di Makassar dapat ikut berkontribusi membangun kesadaran pemilahan dan pengelolaan sampah.

“Orang-orang Barru harus menjadi corong bagaimana Makassar menjadi kota yang indah dan tidak jorok. Ini juga akan membawa nama Barru,” katanya.

Dorongan Pengembangan Pariwisata

Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat DPP KKDB, H. Aksa Mahmud, mendorong Pemkab Barru bersama DPRD, KKDB, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan potensi daerah.

Menurutnya, keterbatasan jumlah penduduk dan pendapatan daerah bukan alasan bagi Barru untuk tidak berkembang. Ia menilai daerah tersebut memiliki berbagai potensi yang dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi.

“Orang Barru itu hebat. Biar kecil asal hebat,” ujarnya.

Aksa secara khusus mendorong sektor pariwisata dengan mengoptimalkan potensi tiga air terjun di Barru sebagai destinasi unggulan sekaligus sumber ekonomi baru.

Ia juga menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan rumah sakit, pengembangan kawasan industri, serta penguatan perlindungan terhadap investasi yang masuk ke Kabupaten Barru.

Majelis Taklim Al-Barru Rahim Diharapkan Beri Manfaat

Pada momentum tersebut, Bupati Andi Ina turut menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus Majelis Taklim Al-Barru Rahim yang baru dikukuhkan.

Ia berharap majelis taklim tersebut tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga mengambil peran dalam kegiatan sosial dan pembinaan generasi muda.

“Mudah-mudahan Majelis Taklim Al-Barru Rahim dapat hadir memberikan manfaat, terutama dalam membina anak-anak kita agar semakin bertambah iman dan ketakwaannya,” harapnya.

Ketua Umum DPP KKDB, Dr. Ir. H. Tahir Burhan, M.Sc., juga mengajak warga Barru di Makassar untuk menjaga silaturahmi dan nama baik daerah sekaligus mengambil peran dalam pembangunan Barru.

“Jaga namanya, jaga nama Barru. Mari bersaing dan bersama-sama memberikan manfaat,” pesannya.

Dukungan terhadap penguatan peran KKDB juga disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Ia mengapresiasi KKDB sebagai wadah silaturahmi sekaligus potensi kekuatan sosial warga Barru di Kota Makassar.

Munafri mengajak warga Barru menjaga kebersamaan dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, termasuk melalui kontribusi dalam pendidikan karakter dan kebersihan lingkungan.

Ia berharap Majelis Taklim Al-Barru Rahim dapat menjadi bagian dari upaya membentuk generasi yang berakhlak dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

“Percuma pintar kalau tidak berakhlak. Ada satu sosok idola yang harus kita teladani, yaitu Nabi Muhammad SAW,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., Ketua TP PKK Kota Makassar, Wakil Ketua DPRD Barru Muhammad Alif Andi Aska, Anggota DPRD Barru Rudi Hartono, Sekda Barru, para asisten dan staf ahli, jajaran Pemkab Barru dan Pemkot Makassar, Ketua Dewan Penasihat KKDB H. Aksa Mahmud, mantan Ketua KKDB H. Muhammad Yasin Asis dan Nyonya, Sekda Provinsi Sulawesi Selatan pada masanya Dr. Abdul Hayat Gani, M.Si., Dewan Pakar DPP KKDB H. Halim Muharram, Ketua Baznas Kabupaten Barru, para pengurus DPP KKDB, pengurus Majelis Taklim Al-Barru Rahim, Srikandi KKDB, serta Pembawa Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW Prof. Dr. H. Munawir K., S.Ag., M.Ag., dan undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *