MAKASSAR – PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) dan Universitas Hasanuddin (Unhas) menyepakati penguatan sinergi strategis untuk mengawal program beasiswa daerah Berani Cerdas.
Kolaborasi ini bertujuan memastikan bantuan pendidikan senilai Rp90 miliar bagi lebih dari 23 ribu mahasiswa Sulteng di seluruh Indonesia tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Pertemuan di Gedung Rektorat Unhas, Rabu (4/1/2026) menghadirkan perwakilan kedua belah pihak. Pemprov Sulteng diwakili Kepala Dinas Pendidikan, Firmanza, sementara Unhas mengirimkan jajaran pimpinan termasuk Sekretaris Rektor, Sawedi Muhammad, Direktur Kemahasiswaan Abdullah Sanusi, dan Dekan Fakultas Vokasi, Prof. Muh. Restu.
“Unhas menyambut baik penguatan sinergi ini dan berharap dapat terwujud kerja sama lainnya yang saling menguatkan,” ujar Abdullah Sanusi dalam sambutannya.
Ia mengungkapkan, jumlah mahasiswa asal Sulteng di kampusnya terus bertambah setiap tahun, dengan beberapa di antaranya telah menjadi penerima beasiswa internal Unhas.
Sanusi juga menawarkan sejumlah program unggulan Unhas yang dapat disinergikan, seperti fast track (S1-S2 dalam 5 tahun) dan kerja sama rekrutmen dengan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang berlokasi di Sulteng.
Sinergi ini diharapkan tidak hanya mengatur penyaluran dana, tetapi juga memperkuat jejaring karir lulusan.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Firmanza, mengakui adanya tantangan akuntabilitas dalam pengelolaan beasiswa skala nasional tersebut.
Saat ini, tercatat 288 mahasiswa penerima Berani Cerdas di Unhas dari total ribuan penerima yang tersebar di hampir 400 perguruan tinggi.
“Kami diutus Gubernur untuk menyelesaikan kendala tersebut. Kerja sama dengan perguruan tinggi seperti Unhas menjadi kunci untuk memastikan program ini terkelola dengan baik dan tepat sasaran,” tegas Firmanza.
Program Beasiswa Berani Cerdas sendiri merupakan komitmen besar Pemprov Sulteng dengan anggaran Rp90 miliar untuk membiayai pendidikan tinggi putra-putri daerah.
Sinergi dengan perguruan tinggi ternama seperti Unhas dinilai sebagai langkah taktis untuk mengoptimalkan dampak program, sekaligus menjamin bahwa investasi besar ini benar-benar membentuk generasi emas Sulawesi Tengah yang kompetitif dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. []











