PDAM Makassar Sisir Lorong hingga Malam, Salurkan Bantuan Air Gratis untuk Warga Terdampak Kemarau

Makassar, Wartana.com – Perumda Air Minum Kota Makassar terus bergerak membantu pelanggan yang terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau. Penyaluran bantuan air gratis dilakukan dengan menyisir permukiman hingga ke lorong-lorong, bahkan berlangsung sampai malam hari.

Distribusi bantuan dipimpin langsung Kepala Wilayah Pelayanan IV Perumda Air Minum Kota Makassar, Hj Fitriah Gasim, bersama jajaran pejabat Wilayah Pelayanan IV. Kehadiran mereka di lapangan dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada pelanggan yang membutuhkan.

Dalam penyaluran tersebut, PDAM Makassar tidak hanya mengandalkan mobil tangki. Perusahaan juga mengerahkan mobil pickup yang dilengkapi tandon air untuk menjangkau kawasan permukiman dengan akses jalan sempit.

Fitriah mengatakan, penggunaan pickup bertandon menjadi bagian dari strategi memperluas jangkauan distribusi air bersih, khususnya ke wilayah yang sulit dimasuki kendaraan tangki berukuran besar.

“Kita melihat bahwa tidak semua wilayah bisa dijangkau oleh mobil tangki, khususnya pemukiman yang berada di lorong-lorong sempit. Karena itu kami menyiapkan pickup bertandon agar bantuan air bisa dibawa lebih dekat dengan masyarakat yang membutuhkan,” kata Fitriah.

Pickup Tembus Lorong Sempit

Menurut Fitriah, ukuran pickup yang lebih kecil memberikan keunggulan dari sisi mobilitas. Kendaraan tersebut dapat masuk ke akses jalan yang tidak memungkinkan dilalui mobil tangki.

“Keunggulannya tentu dilihat dari sisi mobilitas. Ukurannya lebih kecil sehingga lebih mudah masuk ke lorong-lorong yang tidak bisa dilalui oleh mobil tangki, jadi air bisa didistribusikan lebih dekat dengan rumah warga,” ujarnya.

Fifi, sapaan akrab Hj Fitriah, menjelaskan armada tersebut turut memperluas cakupan pelayanan bantuan air bersih. Jika sebelumnya mobil tangki harus berhenti di jalan utama karena terkendala akses, pickup bertandon memungkinkan air dibawa lebih dekat ke permukiman.

“Dengan adanya pickup ini, wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau mobil tangki sekarang bisa kita akses. Jadi bantuan air tidak hanya berhenti di jalan utama, tetapi bisa kita distribusikan sampai lebih dekat dengan pemukiman warga,” jelasnya.

Pelanggan yang membutuhkan bantuan air bersih juga dapat menyampaikan permintaan melalui kanal pelayanan PDAM. Setiap permintaan selanjutnya dikoordinasikan dengan tim lapangan untuk melihat kebutuhan dan kondisi lokasi.

“Nantinya akan kami koordinasikan dengan tim di lapangan untuk melihat kebutuhan dan kondisi wilayah, termasuk menentukan armada yang paling sesuai untuk menjangkau lokasi tersebut,” katanya.

Bantuan Air Tidak Dipungut Biaya

Fitriah menegaskan distribusi air melalui tandon tersebut diberikan secara gratis. Layanan ini ditujukan bagi pelanggan PDAM yang terdampak kemarau panjang dan mengalami keterbatasan pasokan air.

“Bantuan air tandon ini tidak dipungut biaya apa pun. Diperuntukkan khusus pelanggan PDAM yang terdampak kemarau panjang,” tegasnya.

Salah satu wilayah yang mendapat penyaluran bantuan yakni Bara-Baraya Timur, Kota Makassar. Ketua RT 04 RW 04 Bara-Baraya Timur mengapresiasi respons cepat PDAM dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Terima kasih atas respons cepatnya dalam mengatasi masalah kekeringan atau air PDAM tidak mengalir. Saya rasa hal seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya warga kami,” ujarnya.

Ia mengatakan bantuan tersebut sangat dirasakan warga yang tinggal di kawasan lorong, termasuk Lorong 10 dan Lorong 12 Barat-Timur, Bara-Baraya Timur.

Keterbatasan akses jalan di kawasan tersebut membuat mobil pickup bertandon dinilai menjadi solusi efektif untuk mendekatkan distribusi air kepada masyarakat.

Warga berharap penyaluran bantuan air bersih dapat dilakukan secara berkala selama kemarau masih berlangsung. Tingginya kebutuhan air membuat masyarakat berharap distribusi dapat dijadwalkan beberapa kali dalam sepekan.

“Kalau bisa dijadwalkan tiga sampai empat kali seminggu karena kebutuhan air sangat kami butuhkan. Terima kasih atas respons cepatnya PDAM, sukses selalu,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *