Barack Obama Hubungi Abdul El-Sayed Pasca Kemenangan Primary, Dorong Strategi Penyatuan Demokrat

Calon Senator Pro Palestina El Sayed Dikontak Obama, Apa Pesannya?
Setelah menang dalam pemilu pendahuluan, kandidat Senat AS dari Partai Demokrat di Michigan, Abdul El Sayed, ditelepon Barack Obama, Jumat (7/8). (Scott Olson/Getty Images/AFP)

Jakarta, Wartana.com – Kandidat Senat Amerika Serikat dari Partai Demokrat di Michigan, Abdul El-Sayed, menerima panggilan telepon dari mantan Presiden AS Barack Obama pada Jumat (7/8) setelah kemenangannya dalam pemilu pendahuluan (primary). Diskusi tersebut berpusat pada strategi untuk menyatukan partai jelang pemilihan umum.

El-Sayed mengungkapkan bahwa percakapan dengan Obama berlangsung hangat dan inspiratif. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas saran dan masukan yang diberikan Obama terkait pentingnya menyatukan berbagai faksi dalam Partai Demokrat. “Saya berterima kasih atas sarannya. Saran itu sangat hangat, sangat ramah, dan saya tahu bahwa dia menyadari peran penting yang akan dimainkan Michigan,” ujar El-Sayed kepada program “Meet the Press” NBC.

Dalam kesempatan yang sama, El-Sayed menyatakan harapannya agar Obama dapat hadir di Michigan untuk menggalang dukungan bagi Partai Demokrat menjelang pemilihan paruh waktu pada November mendatang. Menurutnya, Obama “tahu banyak tentang memenangkan Michigan” setelah berhasil memenangkan negara bagian tersebut dalam pemilihan presiden tahun 2008 dan 2012. Panggilan telepon ini bertepatan dengan upaya kelompok calon dari Michigan dan tokoh-tokoh Demokrat nasional untuk menunjukkan persatuan dalam sebuah rapat umum di Detroit.

Kemenangan El-Sayed dalam pemilu pendahuluan pekan lalu mengalahkan anggota DPR AS yang didukung oleh kubu mapan, Haley Stevens, dalam sebuah kontestasi yang dipantau ketat. Meskipun El-Sayed, seorang mantan pejabat kesehatan masyarakat, pernah melontarkan kritik terhadap kecenderungan Obama untuk berkompromi dalam kebijakan politik saat menjabat presiden, ia kini menekankan pentingnya persatuan partai. Kritik tersebut sebelumnya sejalan dengan garis politik progresif yang diusungnya.

Kemenangan Demokrat di musim gugur ini sangat krusial bagi peluang partai untuk merebut kembali mayoritas Senat. Michigan sendiri merupakan negara bagian penentu hasil pemilu; Republikan Donald Trump memenangkan negara bagian ini pada tahun 2016 dan 2024, sementara Demokrat Joe Biden menang pada tahun 2020. Menyadari perbedaan internal yang terjadi selama pemilihan pendahuluan yang sengit, El-Sayed dalam wawancara dengan CNN pada Minggu (9/8) menegaskan, “perpecahan internal ‘jauh lebih kecil daripada kesamaan yang kami miliki.’ Kita mungkin melihat dunia secara berbeda. Tetapi kita juga menyadari tanggung jawab untuk bersatu.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *