MAKASSAR – SESUAI arahan Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar aksi gotong royong masif dengan melibatkan ribuan pelajar SMA/SMK dalam Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Di sejumlah titik di Kota Makassar, Rabu (4/2/2026), siswa SMA/SMK berseragam, bersama para guru dan aparatur Pemprov Sulsel, tampak membersihkan ruang publik.
Aksi besar-besaran ini merupakan implementasi nyata Gerakan ASRI yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Lokasi seperti Pelataran Masjid Kubah 99 Asmaul Husna, Taman Andalan, kawasan Lego-Lego Center Point of Indonesia (CPI), Taman BPJS, hingga Wisma Negara, berubah menjadi arena gotong royong.
Gerakan ini tidak sekadar bersih-bersih, melainkan upaya sistematis melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) dan Dinas Pendidikan untuk menanamkan nilai peduli lingkungan kepada generasi muda.
“Ini adalah korve besar-besaran sekaligus bentuk edukasi. Kami ingin memberikan keteladanan langsung bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Sulsel.
Menurutnya, melibatkan pelajar adalah strategi jangka panjang untuk membuat gerakan kebersihan menjadi budaya yang mengakar.
Gerakan ASRI bukan inisiatif lokal biasa. Ia berangkat dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat dan daerah serta Forkopimda se-Indonesia di Sentul, Bogor.
Presiden menekankan pentingnya kebersihan lingkungan sebagai gerakan nasional yang harus menjadi budaya sehari-hari masyarakat.
Dengan menggandeng generasi muda sebagai ujung tombak, Pemprov Sulsel berharap Gerakan ASRI tidak berhenti sebagai seremonial satu hari.
Aksi ini diharapkan memicu kesadaran berkelanjutan, mendorong setiap sekolah dan komunitas untuk mengambil peran. []











