Mahasiswa KKN Unhas Sulap TBM Desa Panyangkalang Jadi Laboratorium Kreativitas Anak

TAKALAR – MEMBACA bukan lagi sekadar menatap deretan huruf di atas kertas. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116 mengubah paradigma itu dengan menggelar kunjungan literasi interaktif di Taman Baca Masyarakat (TBM) Desa Panyangkalang. Pada 4, 7, dan 11 Agustus 2026 lalu.

Mereka tidak hanya membawa buku, tetapi juga misi menghidupkan imajinasi puluhan siswa melalui pendekatan belajar yang renyah dan penuh warna.

Bekerja sama dengan tiga institusi pendidikan setempat, SDN 59 Panyangkalang, SD Inpres 230 Garonggong, dan SMPN 2 Mangarabombang, kegiatan yang dikoordinir oleh Syaifullah Saldi ini menjadi terobosan dalam menumbuhkan minat baca sejak dini.

Alih-alih menghadirkan suasana kelas yang kaku, para mahasiswa justru merancang sesi membaca interaktif yang mengajak anak-anak berdiskusi hangat tentang isi cerita, lalu menuangkannya ke dalam karya nyata.

“Kami ingin anak-anak merasa bahwa TBM ini adalah rumah kedua bagi mereka. Tempat di mana buku bicara, dan imajinasi mereka bebas melompat,” ujar peserta KKN

Rangkaian acara dimulai dengan sesi membacakan cerita secara bergiliran, dilanjutkan dengan diskusi ringan mengenai pesan moral dan tokoh favorit. Namun, puncaknya adalah saat anak-anak diberi kebebasan menggambar, mewarnai, hingga merancang proyek mini berdasarkan buku yang mereka baca. Tak heran, riuh rendah tawa dan semangat mewarnai setiap sudut TBM sepanjang sore.

Mahasiswa KKN berharap, kegiatan ini menjadi titik tolak bagi TBM Desa Panyangkalang untuk terus berdenyut sebagai pusat kegiatan literasi yang dinamis.

Bukan hanya tempat meminjam buku, melainkan ruang bagi anak-anak untuk bertumbuh, berkreasi, dan menjadikan membaca sebagai jembatan menuju dunia yang lebih luas. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *